Fakta Mengenai Minum Air Dingin dan Kesehatan Jantung
Penyakit jantung terus menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia, meskipun banyak mitos yang beredar mengenai cara penanganannya. Salah satu mitos tersebut adalah anggapan bahwa minum air dingin dapat membantu mengatasi masalah jantung.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Namun, para ahli menegaskan bahwa klaim ini tidak berdasar. Dr. Yislam Aljaidi, seorang spesialis jantung dan pembuluh darah, menjelaskan bahwa tidak ada hubungan antara konsumsi air dingin dan kondisi jantung.
Di tengah meningkatnya angka kematian akibat penyakit jantung, banyak cara tidak ilmiah yang dipercayai masyarakat. Salah satunya adalah anggapan bahwa minum air dingin dapat meringankan gejala penyakit jantung.
Dr. Yislam Aljaidi menjelaskan, 'Tidak ada hubungan antara konsumsi air dingin dan penyakit jantung.' Menurutnya, yang lebih berpengaruh adalah pengendalian faktor-faktor seperti tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Penyakit jantung koroner disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah yang tidak dipengaruhi oleh jenis air yang diminum. Dr. Yislam menekankan, 'Yang berpengaruh adalah gimana kita turunin tekanan darahnya, gimana caranya kita turunin gulanya, gimana kita turunin kolesterolnya.'
Ini menunjukkan bahwa pengelolaan faktor risiko kesehatan jauh lebih krusial dibandingkan dengan mitos yang tidak berdasar.
Dr. Yislam juga menekankan pentingnya perubahan gaya hidup setelah tindakan medis, seperti kateterisasi jantung. Setelah sumbatan mencapai 80 persen, pasien perlu berupaya untuk menjalani pola hidup yang lebih baik.
Ia memperingatkan bahwa meskipun tindakan medis telah dilakukan, tidak menjaga pola hidup yang sehat dapat meningkatkan risiko sumbatan kembali. 'Sebab, mau dipasang ring bagus sekali pun, kalau habis itu nggak dijaga (pola hidup), malah risiko untuk tersumbat lagi lebih tinggi,' ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: