MPR RI Tanggapi Polemik Lomba Cerdas Cermat 2026 dengan Permohonan Maaf dan Evaluasi Menyeluruh
MPR RI telah meminta maaf terkait polemik yang mengemuka pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar yang berlangsung di Kalimantan Barat.
Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos
Menyikapi situasi tersebut, MPR RI mengambil langkah menonaktifkan dewan juri dan pembawa acara demi menjaga integritas lomba.
Melalui Sekretariat Jenderal, MPR RI menyampaikan permohonan maaf resmi terkait kelalaian dewan juri yang berpotensi merusak reputasi LCC Empat Pilar di Kalimantan Barat.
Pernyataan ini dirilis via akun Instagram resmi MPR pada Selasa, 12 Mei 2026, menyoroti pentingnya objektivitas dalam penilaian lomba.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
MPR RI menekankan bahwa LCC harus selalu mengedepankan nilai sportivitas, keadilan, serta semangat pembelajaran yang konstruktif.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan semua peserta merasakan perlakuan yang adil selama pelaksanaan lomba.
MPR RI telah mengambil tindakan menonaktifkan dewan juri dan MC, dan berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan lomba.
Evaluasi ini mencakup mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, serta pengelolaan pengajuan keberatan untuk meningkatkan kualitas lomba di masa depan.
Selain itu, MPR juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, panitia daerah, dan masyarakat yang menyokong upaya pendidikan kebangsaan melalui LCC Empat Pilar.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: