urbanvibe.id – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa hingga saat ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) belum menerima pengajuan izin penjualan iPhone 17 dari Apple di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Agus di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, menjelang peluncuran yang diagendakan di Cupertino, AS pada tanggal 9 September 2025.
Ketika ditanya terkait status izin edar produk tersebut, Agus menegaskan, ‘Belum (ajukan penjualan iPhone 17 di Indonesia).’ Ini menjadi perhatian banyak pihak mengingat peluncuran iPhone 17 semakin dekat.
Agus Gumiwang menyatakan bahwa izin penjualan iPhone 17 belum diajukan di Indonesia. iPhone 17 direncanakan akan dirilis dalam acara tahunan Apple pada 9 September 2025.
Kelengkapan izin penjualan merupakan langkah penting sebelum produk ini dapat resmi beredar di pasar Indonesia. Peluncuran produk baru biasanya menjadi momen yang sangat dinantikan oleh penggemar gadget di tanah air.
Meskipun izin penjualan iPhone 17 belum diajukan, Agus memastikan bahwa investasi Apple di Indonesia tetap berjalan. Saat ini, Apple sedang dalam proses pembangunan Apple Academy di Bali yang akan berfungsi sebagai pusat penelitian dan pengembangan.
Selain itu, perusahaan asal AS tersebut juga membangun fasilitas produksi untuk AirTag di Batam dan pabrik aksesoris serta komponen di Bandung, Jawa Barat. Hal ini menunjukkan komitmen Apple untuk memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia.
Agus menjelaskan, pada 28 Agustus, Kemenperin dan Apple telah mencapai kesepakatan untuk memperluas fasilitas Research and Development (R&D) di Apple Academy. ‘Itu sesuai dengan kesepakatan mereka akan mengembangkan Apple Academy di Bali dan itu sudah berjalan, sudah di-launch dan saya akan tinjau dalam waktu dekat,’ ungkap Agus.
Dia menegaskan bahwa semua proyek investasi tetap ‘on the right track’, termasuk pembangunan pabrik di Batam dan Bandung yang terus berlangsung. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, Apple tetap berkomitmen untuk memperkuat posisinya di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: