Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 11:10 WIB

Kecelakaan Lingkungan: Ribuan Ikan Tewas di Kali Cisadane Diduga Akibat Limbah Kimia

Author

Kecelakaan Lingkungan: Ribuan Ikan Tewas di Kali Cisadane Diduga Akibat Limbah Kimia

Pada Senin, 9 Februari 2026, ribuan ikan ditemukan mengambang di Kali Cisadane, diduga akibat keracunan limbah kimia. Kejadian ini memicu kepanikan warga di Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, yang langsung berusaha menangkap ikan-ikan tersebut.

Baca juga: Kritik Penangkapan Direktur Lokataru Foundation: Tindakan Sewenang-wenang atau Perlindungan Kebebasan Berpendapat?

Meski banyak ikan berhasil ditangkap, penyebab pasti keracunan masih menjadi misteri. Warga mengekspresikan kebingungan mereka mengenai situasi ini sambil tetap berusaha mengumpulkan ikan yang terpuruk.

Kejadian dan Tindakan Warga

Ribuan ikan terlihat mengapung di permukaan Kali Cisadane, membuat warga setempat segera berbondong-bondong maju ke tepi sungai. Beragam jenis ikan, termasuk Tawes, Mujair, dan Baung, tertangkap dalam aksi penangkapan mendadak ini.

Jaya, salah satu warga, mengungkapkan bahwa ikan mulai muncul di permukaan tepat sebelum waktu Maghrib. Ia menyatakan keinginan untuk mengolah dan membagikan ikan-ikan tersebut kepada tetangganya.

Namun, meskipun ikan telah berhasil ditangkap, sumber keracunan mereka tetap misterius. Warga tampak acuh terhadap potensi dampak kesehatan dari ikan yang diduga tercemar.

Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat

Kejadian Kebakaran Kimia di Sekitar Lokasi

Di hari yang sama, sebuah kebakaran terjadi di Kawasan Pergudangan Tekno, Tangerang Selatan, yang memperburuk kondisi Sungai Cisadane. Kebakaran yang melibatkan pestisida kimia ini berpotensi mencemari lingkungan di sekitarnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan menemukan bahwa residu dari kebakaran tersebut telah mencemari Kali Serpong, yang bermuara ke Sungai Cisadane. Proses pencemaran tersebut jelas berkontribusi terhadap munculnya ribuan ikan yang mengambang.

Pihak berwenang masih menyelidiki kemungkinan keterkaitan antara kebakaran dan fenomena ikan mati di Kali Cisadane, namun situasi ini tetap menambah keraguan di masyarakat.

Respons dan Implikasi Lingkungan

Kejadian ini menciptakan gelombang perhatian baik di kalangan masyarakat maupun lembaga terkait mengenai dampak limbah kimia terhadap ekosistem sekitar. Residu yang mencemari Sungai Cisadane berpotensi merugikan sektor perikanan dan kesehatan masyarakat.

Dinas terkait diharapkan bisa segera mengambil langkah untuk menangani pencemaran ini dan mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah. Penanganan yang cepat dan efektif sangat diperlukan.

Dalam waktu yang sama, masyarakat diingatkan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi ikan dari Kali Cisadane yang mungkin terkontaminasi, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi risiko kesehatan di masa mendatang.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU