Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 20:13 WIB

Kawasan Wisata Guci di Tegal Terlanda Banjir Bandang, Infrastruktur Parah

Author

Kawasan Wisata Guci di Tegal Terlanda Banjir Bandang, Infrastruktur Parah

Kawasan wisata alam Guci, Kabupaten Tegal, kembali diterjang banjir bandang yang menyebabkan kerusakan hebat pada sejumlah infrastruktur. Kerusakan tersebut mencakup kolam air panas dan beberapa jembatan yang hancur total.

Baca juga: Kritik Penangkapan Direktur Lokataru Foundation: Tindakan Sewenang-wenang atau Perlindungan Kebebasan Berpendapat?

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan bahwa dampak bencana ini sangat signifikan, menyusul meningkatnya arus air Kali Gung yang tidak dapat diatasi infrastruktur yang ada.

Kondisi Terkini Pasca Banjir

Kerusakan akibat banjir bandang ini begitu parah, dengan pancuran kolam air panas yang terletak di kawasan tersebut hancur dan rata dengan tanah. M Wisnu Imam, petugas Satgas Penanggulangan Bencana, menyatakan, "Banjir bandang Kali Gung menyebabkan pancuran 13 rata dengan tanah, jembatan besar juga roboh. Pancuran Barokah juga sudah rata tanah, Pancuran Lima juga sama. Jembatan gantung di Pancuran Lima juga sudah hanyut."

Selain infrastruktur yang hancur, satu alat berat jenis beko di Pancuran 13 dilaporkan hanyut dibawa arus. Situasi ini menunjukkan betapa destruktifnya efek bencana alam yang kian intens di daerah tersebut.

Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat

Penyebab Banjir dan Reaksi Warga

Banjir ini terjadi dengan cepat, saat warga melaporkan peningkatan mendadak dalam debit air Kali Gung. Taufiq, seorang warga setempat, berbagi pengalaman ketakutannya, "Awalnya hanya hujan deras. Namun tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Air langsung datang besar dan keruh."

Pada dini hari, ketinggian air mencapai sekira tujuh meter, membuat jembatan yang ada tidak mampu menahan arus yang kuat ditambah dengan material lumpur. Taufiq menambahkan, "Air naik sangat cepat. Jembatan yang biasa dilewati wisatawan tidak kuat menahan hantaman air yang membawa material lumpur dan pasir."

Dampak Jangka Panjang bagi Kawasan Wisata

Kerusakan di kawasan wisata Guci berdampak besar tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada potensi kunjungan wisata di masa depan. Proyek pemulihan akan memakan waktu dan sumber daya yang tidak sedikit.

Kawasan yang sebelumnya menjadi primadona wisata kini harus menghadapi tantangan besar untuk pulih. Pihak berwenang diharapkan dapat memperhatikan keselamatan dan kenyamanan wisatawan ketika area ini dibuka kembali.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU