Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 10:22 WIB

Maroko dan Mali Berbagi Poin di Piala Afrika 2025

Author

Maroko dan Mali Berbagi Poin di Piala Afrika 2025

Pertandingan kedua Piala Afrika 2025 antara Maroko dan Mali berakhir dengan skor imbang 1-1 di Prince Moulay Abdellah Stadium, Rabat.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Laga yang berlangsung dini hari WIB ini diwarnai dua penalti dan tidak melibatkan bintang Maroko, Achraf Hakimi, yang masih dalam pemulihan cedera.

Rincian Pertandingan

Maroko, sebagai tuan rumah, memulai pertandingan dengan agresif meskipun tidak menurunkan Achraf Hakimi yang masih belum pulih dari cedera engkel.

Dengan Brahim Diaz sebagai striker utama, Maroko menciptakan 15 peluang, di mana lima di antaranya tepat sasaran.

Kejadian penting terjadi pada masa injury time babak pertama, saat Maroko mendapat penalti karena handball oleh Nathan Gassama.

Brahim Diaz, yang dipercaya menjadi eksekutor, berhasil mengeksekusi penalti dan membawa Maroko unggul 1-0.

Gol Penyeimbang oleh Mali

Memasuki babak kedua, Maroko terus berupaya menambah keunggulan, namun penyelesaian akhir mereka kurang maksimal.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Mali, di sisi lain, tidak menyerah dan berhasil memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-64.

Jawad El Yamiq melakukan pelanggaran terhadap Lassine Sinayoko, yang berujung pada penalti bagi Mali.

Dengan tenang, Sinayoko mengeksekusi penalti dan berhasil mencetak gol ke sisi kiri gawang Yassine Bounou, sehingga skor menjadi imbang 1-1.

Klasemen dan Peluang Lanjutan

Meskipun gagal meraih kemenangan, Maroko masih memimpin klasemen Grup A dengan koleksi empat poin.

Mali dan Zambia mengikuti di posisi kedua dan ketiga dengan dua poin, sementara Comoros berada di posisi terbawah dengan satu poin.

Pertandingan sebelumnya antara Zambia dan Comoros berakhir imbang 0-0, menandai laga pertama Piala Afrika 2025 yang tanpa gol.

Keempat tim di grup ini masih memiliki peluang untuk maju ke fase gugur, dengan hasil di matchday terakhir menjadi penentu.

Baca juga: Direktur Lokataru Foundation Ditangkap Terkait Dugaan Penghasutan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU