Jumat, 26 DESEMBER 2025 • 13:59 WIB

Dua Keputusan Strategis Pasca Pertemuan Kunci PBNU di Lirboyo

Author

Dua Keputusan Strategis Pasca Pertemuan Kunci PBNU di Lirboyo

Pertemuan antara Ketua Umum PBNU KH Yahya Chalil Staquf dan Rais Aam KH Miftachul Akhyar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada 25 Desember 2025, melahirkan dua keputusan penting. Keputusan ini diharapkan dapat membantu meredakan ketegangan internal yang melanda PBNU.

Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos

Dengan menggelar dialog langsung, kedua tokoh utama ini berusaha menemukan jalan tengah untuk kemajuan organisasi. Keputusan tersebut mencerminkan upaya berkelanjutan PBNU untuk menjaga keharmonisan di tengah tantangan.

Muktamar Bersama untuk Keharmonisan

Salah satu keputusan dari pertemuan tersebut adalah menggelar Muktamar bersama yang legitimate. Muktamar ini direncanakan akan diadakan di bawah bimbingan para masyayikh dan musytasyar NU untuk memberikan arah yang jelas bagi organisasi.

Rencananya, Muktamar tidak semata formalitas, tetapi diharapkan menjadi titik tolak pemulihan keharmonisan dalam PBNU.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Pimpinan Serikat Pekerja: Aksi Demonstrasi dan RUU Perampasan Aset Terjadi

Pembentukan Panitia untuk Muktamar

Keputusan lainnya menyangkut pembentukan panitia yang bertugas menentukan waktu, tempat, dan teknis pelaksanaan Muktamar. Ini menunjukkan komitmen antara kedua tokoh untuk menyatukan visi demi keberlangsungan PBNU.

Ketua Umum dan Rais Aam sepakat bahwa panitia bersama ini akan mempercepat proses persiapan Muktamar. Gus Yahya menekankan pentingnya komunikasi di antara semua pihak yang terlibat.

Kebersamaan di Lirboyo

Sebelum pertemuan ini, Gus Yahya sempat menghubungi Rais Aam untuk menjalin islah, meskipun belum mendapat respons. Momen kebersamaan mereka di Lirboyo terlihat dalam foto-foto yang beredar di media sosial, menunjukkan dukungan kuat dari tokoh-tokoh NU lainnya.

Kedua tokoh ini, ketika menyantap hidangan bersama, menciptakan suasana kekeluargaan yang diharapkan dapat meredakan ketegangan dalam organisasi.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Usai Kontroversi Video Parodi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU