Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan pedas terhadap Partai Demokrat pada malam Natal melalui platform Truth Social.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri
Ia menilai Demokrat sebagai 'sampah kiri radikal' yang berusaha menghancurkan negara, namun gagal total dalam upaya mereka.
Serangan Terhadap Partai Demokrat
Trump awalnya memberikan ucapan selamat Natal, termasuk kepada anggota Partai Demokrat, yang ia sebut sebagai 'sampah kiri radikal'.
"Selamat Natal untuk semua, termasuk Sampah Kiri Radikal yang melakukan segala upaya untuk menghancurkan Negara kita, tetapi gagal total," ujarnya.
Pernyataan ini mencerminkan ketegangan yang semakin meningkat antara Trump dan oposisi politiknya di tengah situasi politik saat ini.
Klaim Ekonomi yang Positif
Dalam pernyataannya, Trump mengambil kesempatan untuk memuji kinerja ekonomi pemerintahannya.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Ia mengklaim bahwa tidak ada lagi 'perbatasan terbuka', menyoroti pengaturan dalam olahraga wanita, serta angka PDB yang tinggi.
"Kita tidak lagi memiliki perbatasan terbuka, pria dalam olahraga wanita, transgender untuk semua orang, atau penegakan hukum yang lemah," tambahnya.
Trump juga menyatakan, "Yang kita miliki adalah pasar saham dan dana pensiun 401K yang mencetak rekor, angka kejahatan terendah dalam beberapa dekade, tidak ada inflasi, dan kemarin, PDB (Produk Domestik Bruto) 4,3%, dua poin lebih baik dari yang diperkirakan."
Kritik Terhadap Penanganan Ekonomi
Meskipun Trump memuji pencapaian ekonomi, ia tetap menghadapi kritik dari Demokrat mengenai penanganan biaya hidup oleh pemerintahnya.
Laporan terbaru dari Departemen Perdagangan menunjukkan adanya kenaikan inflasi, dengan indeks harga domestik mencapai 3,4 persen meskipun ekonomi tumbuh 4,3 persen pada kuartal ketiga.
Trump mengabaikan kritik tersebut dalam sambutannya dan melanjutkan untuk menyampaikan salam kepada angkatan bersenjata AS yang bertugas di perairan Karibia.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: