Minggu, 21 DESEMBER 2025 • 17:46 WIB

Perjalanan Paige Seifert: Dari Insinyur Menuju Pejuang Kanker Usus di Usia Muda

Author

Perjalanan Paige Seifert: Dari Insinyur Menuju Pejuang Kanker Usus di Usia Muda

Di usia 24 tahun, Paige Seifert, insinyur asal Denver, Colorado, menghadapi kenyataan pahit setelah didiagnosis kanker usus stadium tiga.

Baca juga: Kritik Penangkapan Direktur Lokataru Foundation: Tindakan Sewenang-wenang atau Perlindungan Kebebasan Berpendapat?

Kisahnya menjadi pengingat penting untuk tidak mengabaikan gejala kesehatan, meskipun kita merasa muda dan sehat.

Tanda-tanda Awal yang Diabaikan

Paige mengungkapkan bahwa ia mengalami tiga gejala peringatan awal yang dianggap sepele. Salah satunya adalah perdarahan dalam tinja yang diagnosanya sebagai wasir, dan dua dokter pun mengonfirmasi diagnosis tersebut.

Kram perut dan mual juga turut dirasakan, yang dijelaskan dokter sebagai akibat tumor yang menyumbat saluran usus. Meski merasa kelelahan ekstrem, Paige mengira itu hanya efek dari kurang tidur atau tekanan pekerjaan.

Kelelahan ini sebenarnya disebabkan oleh anemia akibat kehilangan darah yang tidak disadari dari tumor yang berdarah. Hal ini menjadi salah satu alasan penting untuk selalu memperhatikan tanda-tanda kesehatan tubuh.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri

Diagnosis dan Proses Pengobatan

Setelah mencurigai adanya perubahan dalam kesehatan tubuhnya, Paige memilih untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis gastroenterologi pada Januari 2025. Kolonoskopi yang dilakukan mengungkapkan adanya massa besar di kolonnya.

Mendengar diagnosis kanker tersebut menghantui dirinya. Paige menggambarkan perasaannya, "Pikiran saya langsung melayang: 'Apakah saya akan mati?' Itu adalah perasaan yang sangat mengerikan."

Kanker stadium tiga menunjukkan bahwa sel kanker sudah mulai menyebar keluar dari usus, dengan tingkat kelangsungan hidup lima tahun menurun drastis pada stadium ini. Ini menandai awal dari perjuangan panjang Paige melawan penyakitnya.

Pesan bagi Generasi Muda

Setelah melalui 12 sesi kemoterapi dan menjalani operasi besar, Paige kini berada dalam masa remisi. Ia memanfaatkan platform media sosialnya untuk menyampaikan pesan kepada generasi muda agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan.

"Jangan remehkan gejala apapun. Jika Anda merasa ada yang salah, segera cek. Itu bisa menyelamatkan hidup Anda," tegas Paige dalam video TikTok-nya, menekankan pentingnya kesadaran kesehatan.

Kisah perjuangan Paige juga menjadi bagian dari tren peningkatan kasus kanker usus pada orang di bawah 50 tahun, yang kini menjadi perhatian serius para ahli kesehatan di seluruh dunia.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU