Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta yang berinisial F. Menurut pihak berwenang, kondisi F telah membaik dan dapat dimintai keterangan.
Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos
Pemeriksaan dilakukan dengan memperhatikan kondisi mental pelaku, mengingat usianya yang masih di bawah umur.
Detail Pemeriksaan Pelaku
Pemeriksaan terhadap F dilaksanakan pada Senin, 1 Desember 2025, dihadiri oleh berbagai pendamping seperti keluarga, Balai Pemasyarakatan (Bapas), dan Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor).
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menekankan pentingnya kehadiran pendamping dalam memastikan bahwa proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur dan memperhatikan kondisi psikologis pelaku.
Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan pemeriksaan dapat dilakukan dengan penuh perhatian terhadap kesejahteraan mental F, yang tercatat sebagai anak berkonflik dengan hukum.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Pendalaman Motif Peledakan
Polisi kini mengarahkan penyelidikan pada motif di balik tindakan peledakan tersebut, yang mencakup cara pelaku merakit bahan peledak dan sumber peralatan yang digunakan.
Kombes Budi menyatakan, 'Iya, pastinya yang didalami soal kasus ledakan,' menunjukkan bahwa pihak kepolisian berusaha menemukan informasi lebih lanjut terkait latar belakang yang mendorong F untuk melakukan tindakan berbahaya.
Penjelasan ini penting untuk memahami konteks dari insiden tersebut agar langkah pencegahan ke depan dapat diterapkan dengan lebih efektif.
Informasi Tentang Ledakan
Insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta terjadi pada 7 November 2025, yang mengakibatkan 96 orang mengalami luka-luka, sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Densus 88 Antiteror Polri mencatat bahwa terdapat tujuh peledak yang dibawa oleh terduga pelaku, di mana empat peledak di antaranya meledak di dua lokasi berbeda di sekolah tersebut.
Tiga peledak lainnya yang belum digunakan telah disita oleh petugas untuk proses penyelidikan lebih lanjut, sebagai langkah guna mengamankan bukti yang relevan untuk kasus ini.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Usai Kontroversi Video Parodi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: