Jackie Chan, aktor laga legendaris, baru-baru ini menjadi sasaran hoaks kematian di media sosial.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar
Isu ini berawal dari sebuah unggahan di Facebook yang mengklaim dia meninggal akibat komplikasi cedera dari pekerjaannya.
Asal Usul Rumor Kematian
Rumor bermula dari sebuah unggahan viral yang menyatakan, "Jackie Chan, 71, meninggal dunia setelah berjuang melawan komplikasi akibat cedera di lokasi syuting selama puluhan tahun – keluarga mengonfirmasi kehilangan yang memilukan di tengah penghormatan dari para legenda Hollywood."
Pernyataan ini diduga merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan, yang semakin memperburuk situasi.
Sebagian besar akun media sosial yang muncul dalam penyebaran berita ini tidak melakukan verifikasi informasi, menimbulkan banyak kepanikan di kalangan penggemar.
Dalam beberapa publikasi lain juga dibahas bahwa Jackie Chan telah meninggal setelah berbulan-bulan menjalani perawatan.
Reaksi dari Penggemar dan Netizen
Berita kematian palsu ini jelas membuat penggemar resah, yang ingin mengetahui kondisi terbaru dari sang aktor.
Baca juga: Direktur Lokataru Foundation Ditangkap Terkait Dugaan Penghasutan
Banyak pengguna media sosial yang menyatakan ketidakpercayaannya, seperti yang diungkapkan oleh salah satu pengguna, "Apakah Jackie Chan benar-benar mati atau kalian hanya main-main."
Sementara itu, netizen lain berkomentar, "Kenapa ada yang posting kalau Jackie Chan meninggal???? Hampir merusak hariku. Aduh, aku stres banget."
Reaksi ini menunjukkan dampak negatif dari penebaran informasi yang tidak terverifikasi terhadap emosi publik.
Sejarah Rumor Kematian Jackie Chan
Ini bukan pertama kalinya Jackie Chan menghadapi rumor tentang kematiannya. Pada tahun 2015, ia menyatakan, "Saya terkejut oleh dua laporan berita ketika saya turun dari pesawat. Pertama-tama, jangan khawatir! Saya masih hidup."
Jackie Chan juga mengingatkan publik untuk berhati-hati terhadap penipuan yang menggunakan namanya di media sosial.
Kasus ini sekali lagi menegaskan pentingnya memverifikasi informasi sebelum membagikannya, terutama untuk berita yang sensitif.
Dampak dari penyebaran berita hoaks ini telah meningkatkan kesadaran di kalangan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar tanpa sumber yang jelas.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: