Rabu, 01 OKTOBER 2025 • 13:32 WIB

Gempa 6,9 Magnitudo Guncang Filipina, Korban Terus Bertambah

Author

Gempa 6,9 Magnitudo Guncang Filipina, Korban Terus Bertambah

Korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan 6,9 magnitudo di Filipina terus bertambah secara dramatis. Hingga Rabu (1/10/2025) siang, otoritas setempat melaporkan sedikitnya 69 tewas dan lebih dari 150 orang mengalami luka-luka.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Kondisi Terkini di Bogo City

Bogo City, yang berada di dekat episentrum, mengalami kerusakan terparah akibat guncangan gempa. Rumah sakit di kawasan ini dilaporkan kewalahan dalam menangani jumlah korban yang terus bertambah, sebagaimana disampaikan oleh pejabat Pertahanan Sipil, Raffy Alejandro.

"Rumah sakit di Bogo sudah kewalahan menangani korban," ucap Alejandro kepada media.

Jane Abapo, pejabat informasi dari kantor pertahanan sipil regional, menambahkan bahwa jumlah korban masih bersifat sementara dan membutuhkan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan akurasi laporan.

Respon Pemerintah Terhadap Bencana

Presiden Ferdinand Marcos Jr. menyampaikan duka cita bagi keluarga yang terkena dampak dan menjanjikan penanganan cepat. Ia menjelaskan bahwa sejumlah menteri kabinet sudah dikerahkan ke lokasi bencana untuk memimpin operasi tanggap darurat.

Baca juga: Kritik Penangkapan Direktur Lokataru Foundation: Tindakan Sewenang-wenang atau Perlindungan Kebebasan Berpendapat?

"Pemerintah akan memberikan bantuan secepatnya. Kami bersama rakyat Cebu di masa sulit ini," kata Marcos dalam pernyataannya.

Upaya pencarian korban dan pemulihan infrastruktur seperti listrik dan pasokan air bersih masih berlangsung di beberapa wilayah yang terdampak.

Bantuan dan Kebutuhan Mendesak di San Remigio

Di San Remigio, salah satu kota yang paling parah terdampak, pemerintah lokal segera menetapkan status darurat untuk memfasilitasi mobilisasi bantuan. Wakil Wali Kota Alfie Reynes mengungkapkan kebutuhan mendesak berupa makanan, air bersih, serta alat berat untuk operasi pencarian.

"Sekarang hujan deras, listrik padam, dan akses air bersih terganggu. Kami sangat membutuhkan bantuan, terutama di bagian utara," ungkap Reynes kepada stasiun radio lokal DZMM.

Selain itu, pusat pemantauan gempa mencatat bahwa kedalaman guncangan sekitar 10 kilometer dan beberapa gempa susulan juga terasa, dengan yang terkuat mencapai magnitudo 6.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU