BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 16:20 WIB

Mahasiswi UIN Suska Dapat Perawatan Intensif Usai Insiden Pemukulan

Mahasiswi UIN Suska Dapat Perawatan Intensif Usai Insiden PemukulanMahasiswi UIN Suska Dapat Perawatan Intensif Usai Insiden Pemukulan

Seorang mahasiswi berinisial F (23) dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarief Kasim (UIN Suska) di Pekanbaru baru-baru ini menjalani operasi setelah mengalami pembacokan oleh seorang pria berinisial R (21). Insiden tersebut terjadi menjelang sidang skripsi korban dan saat ini F dalam kondisi stabil.

Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari

Dokter Nadia dari RSUD Arifin Achmad menginformasikan bahwa F sedang dalam pemulihan pascaoperasi. “Untuk kondisinya saat ini masih dalam pemulihan pascaoperasi,” ungkapnya, menambahkan bahwa F telah menjalani operasi di bagian kaki dan dahi.

Detail Operasi dan Pemulihan

F menjalani prosedur operasi pada Kamis, 26 Februari 2026, untuk menangani luka serius akibat pembacokan. Menurut dr. Nadia, "Kondisinya stabil dalam kesadaran penuh, cuma untuk komunikasi masih terbatas," menjelaskan kondisi F yang masih dalam tahap pemulihan.

Operasi ini ditujukan untuk mengatasi cedera di kaki dan dahi, dan F akan tetap dalam observasi intensif di rumah sakit untuk memastikan tidak ada komplikasi.

Dokter menekankan bahwa proses penyembuhan akan memakan waktu, dan perawatan yang tepat diperlukan agar F dapat sepenuhnya pulih.

Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat

Proses Hukum dan Penetapan Tersangka

Kasus ini memicu perhatian publik dan polisi segera bertindak dengan menetapkan pelaku, R (21), sebagai tersangka. Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta mengonfirmasi, "Untuk tersangkanya juga sudah dilimpahkan, ditahan di Rutan Polresta Pekanbaru," menyatakan langkah hukum yang diambil.

Kombes Muharman juga menjelaskan bahwa motif di balik tindak kekerasan ini berkaitan dengan masalah asmara. "Motifnya sementara masih motif asmara, pengakuan tersangka," tuturnya, menunjukkan adanya niat di balik tindakan pelaku.

Kepolisian akan terus mendalami kasus ini untuk memastikan semua aspek hukum terpenuhi dan keadilan bagi korban dapat ditegakkan.

Kronologi Kejadian

Insiden pembacokan terjadi di lantai dua Fakultas Syariat dan Ilmu Hukum UIN Suska, di mana F sedang menunggu sidang skripsi. Laporan polisi menyebutkan bahwa R, yang juga mahasiswa, mendekati korban secara tiba-tiba dan melakukan tindakan kekerasan dengan senjata tajam.

Kapolresta menambahkan, "Perencanaan dibuktikan dengan senjata tajam yang sudah dia bawa dari rumah, jadi masuk unsur perencanaan," yang menunjukkan niat jahat pelaku yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Investigasi terus berlanjut untuk menggali lebih dalam mengenai latar belakang peristiwa ini serta langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mahasiswi UIN Suska Dapat Perawatan Intensif Usai Insiden Pemukulan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!