Celah Keamanan pada Robot Vakum DJI: Potensi Ancaman bagi Pengguna
Sammy Azdoufal, seorang ahli strategi AI, menemukan celah keamanan yang memungkinkan akses tidak sah ke sekitar 7.000 robot vakum DJI di seluruh dunia.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton
Celah ini terungkap saat ia mencoba mengendalikan robot vakum menggunakan stik PS5, menunjukkan kerentanan serius yang dapat membahayakan privasi pengguna.
Sammy Azdoufal telah merancang alat sederhana yang mampu terhubung dengan robot vakum DJI miliknya. Dengan hanya 14 digit nomor seri, ia berhasil mengakses data dari robot di seluruh dunia, termasuk status baterai dan denah ruang milik pemilik di negara berbeda.
Lebih mengejutkan, ia mampu melakukan pemantauan melalui siaran langsung dari kamera dan mendengarkan suara melalui mikrofon yang terpasang pada robot. Temuan ini menunjukkan betapa rentannya data pribadi pengguna seharusnya dilindungi dengan lebih ketat.
Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat
Setelah celah ini terungkap, DJI segera mengaktifkan langkah perlindungan dengan menambal kebocoran tersebut. Dalam pernyataan resminya, perusahaan yang berbasis di China itu mengungkapkan bahwa mereka telah mengetahui masalah ini sejak akhir Januari dan telah melakukan perbaikan.
Namun, ketentuan ini menimbulkan kesan janggal karena saat Azdoufal melakukan demonstrasi pada 10 Februari 2026, celah tersebut masih bisa dieksploitasi dengan mudah. Hal ini menunjukkan langkah perbaikan yang diambil belum sepenuhnya efektif dalam melindungi privasi pengguna.
Kasus ini menyulut perhatian kembali terhadap isu privasi pada perangkat rumah pintar yang semakin marak. Beberapa robot penyedot debu sebelumnya juga pernah terlibat dalam kasus di mana peretas berhasil mengambil alih kontrol dan menyalahgunakannya.
Azdoufal menyatakan, 'Sangat aneh rasanya ada mikrofon di sebuah alat penyedot debu,' mengingat bahwa konsumen perlu lebih selektif dan waspada terhadap fitur-fitur yang ada di perangkat mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: