BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 19:21 WIB

KAI Pastikan Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Telah Teratasi

KAI Pastikan Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Telah TeratasiKAI Pastikan Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Telah Teratasi

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan bahwa utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang dikenal dengan Whoosh, sudah mendapatkan solusi dari pemerintah. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa utang sebesar Rp 1,2 triliun per tahun telah dijamin oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Bobby menyatakan bahwa perjanjian ini merupakan komitmen untuk memastikan proyek yang diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Dia juga menambahkan rincian tata laksana proyek ini masih dalam pembahasan dengan pihak pemerintah.

Penjelasan Utang Proyek Whoosh

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengonfirmasi bahwa utang yang terkait dengan proyek kereta cepat ini telah ditangani. Dia mengungkapkan, 'Sudah, sudah beres kan, kan waktu itu Presiden sudah bilang. Sudah beres, sudah beres,' saat ditemui di gedung DPR RI Jakarta.

Perjanjian ini mencakup pembayaran utang yang dibebankan kepada pemerintah dengan nilai sebesar Rp 1,2 triliun per tahun. Ini adalah bagian dari komitmen untuk proyek yang diharapkan dapat membawa kontribusi positif dalam transportasi di masa mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pun turut berpartisipasi dalam diskusi mengenai solusi tersebut. Dia menekankan bahwa pihaknya berupaya untuk menemukan restrukturisasi yang bermanfaat bagi semua pihak dan memastikan keberlanjutan proyek ini.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Tata Laksana dan Pembicaraan dengan Pemerintah

Bobby Rasyidin menambahkan bahwa detail tata laksana untuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung masih berjalan dalam diskusi antara KAI dan pemerintah. 'Tata laksananya lagi dibicarakan dengan pemerintah, sedang dirumuskan. Pokoknya sudah beres, selesai,' ungkapnya.

Kerjasama antara pemerintah dan PT KAI semakin intensif untuk merencanakan langkah-langkah yang konkret dalam melanjutkan proyek ini. Harapannya, proyek ini dapat memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dan meningkatkan efisiensi di wilayah tersebut.

Diskusi tentang pengembangan ini juga mengarah pada perencanaan jangka panjang, yang diharapkan bisa memberikan dampak positif dalam pelayanan publik.

Pengembangan Kereta Cepat ke Depan

Dalam dialog sebelumnya, AHY menyampaikan bahwa proyek kereta cepat tidak hanya akan fokus pada jalur Jakarta-Bandung. Ia berharap pengembangan ini bisa meluas hingga Surabaya, yang menunjukkan potensi besar sistem transportasi rel yang efisien.

"Kita berharap pengembangan kereta cepat ini juga bisa hingga Surabaya bahkan," tegasnya. Ambisi pemerintah untuk memperluas jangkauan layanan kereta cepat secara nasional semakin terlihat melalui pembicaraan ini.

Proyek ini diharapkan tidak hanya berimplikasi pada transportasi lokal tetapi juga dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah di Indonesia.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

KAI Pastikan Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh Telah Teratasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!