BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 14:53 WIB

Kashiwazaki-Kariwa: Pembangkit Nuklir Terbesar Jepang Kembali Beroperasi

Kashiwazaki-Kariwa: Pembangkit Nuklir Terbesar Jepang Kembali BeroperasiKashiwazaki-Kariwa: Pembangkit Nuklir Terbesar Jepang Kembali Beroperasi

Jepang baru saja menghidupkan kembali pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia, Kashiwazaki-Kariwa, pada Senin, 9 Februari 2026.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Kembalinya operasi pembangkit ini terjadi setelah beberapa waktu terhenti akibat masalah teknis pada sistem alarm pemantauan.

Sejarah dan Pengoperasian Kembali

Kashiwazaki-Kariwa terletak di wilayah Niigata dan dikenal sebagai PLTN dengan kapasitas potensial paling besar di dunia. Setelah bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada tahun 2011 di Fukushima, Jepang berupaya untuk kembali mengandalkan energi nuklir.

Tokyo Electric Power Company (TEPCO) mengonfirmasi bahwa pembangkit tersebut dihidupkan kembali pada pukul 14:00 setelah mengalami masa non-aktif yang cukup lama karena berbagai masalah keselamatan.

Pengoperasian kembali ini mengindikasikan bahwa Jepang mencoba untuk memanfaatkan potensi energi nuklir dalam meningkatkan ketahanan energi nasional.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Pentingnya Energi Nuklir di Tengah Krisis Energi

Jepang tengah berupaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil demi mencapai target netralitas karbon pada tahun 2050. Energi nuklir dianggap sebagai sumber vital untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan energi, terutama dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang cepat.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Perdana Menteri Sanae Takaichi, yang menekankan pentingnya tenaga nuklir sebagai sumber energi yang dapat diandalkan. Keputusan tersebut menunjukkan komitmen Jepang untuk beralih ke sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Namun, pengembalian terhadap energi nuklir ini juga menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai keamanannya.

Tantangan dan Respon Publik

Meskipun ada dorongan untuk memperkuat sektor energi bersih, reaksi masyarakat terhadap operasional kembali pembangkit ini cukup beragam. Survei dari prefektur Niigata menunjukan bahwa sekitar 60% warga setempat menolak pengoperasian kembali pembangkit, sementara 37% menunjukkan dukungan.

Kekhawatiran publik ini berakar dari risiko kecelakaan nuklir dan ketidakpercayaan terhadap sistem keselamatan yang ada. Pada 8 Januari, tujuh kelompok masyarakat yang menolak hal ini telah mengajukan petisi kepada TEPCO dan Otoritas Regulasi Nuklir Jepang, dengan dukungan hampir 40.000 tanda tangan.

Diskusi mengenai energi nuklir di Jepang tampaknya masih akan berlanjut, dengan perdebatan antara keamanan dan kebutuhan energi yang semakin mendesak.

Baca juga: Direktur Lokataru Foundation Ditangkap Terkait Dugaan Penghasutan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kashiwazaki-Kariwa: Pembangkit Nuklir Terbesar Jepang Kembali Beroperasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!