BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 02:53 WIB

Waspadai Phishing: Ancaman Serius di Media Sosial

Waspadai Phishing: Ancaman Serius di Media SosialWaspadai Phishing: Ancaman Serius di Media Sosial

Phishing di media sosial telah menjadi ancaman yang semakin serius, dengan banyak pengguna yang terjebak dalam jebakan ini setiap harinya. Pengguna perlu lebih waspada dan menyadari pentingnya menjaga informasi pribadi mereka di dunia maya.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar

Modus operandi ini berkembang pesat seiring dengan meningkatnya penggunaan platform sosial, membuat pelaku semakin kreatif dalam menjerat korban. Oleh karena itu, pemahaman tentang phishing sangat penting untuk melindungi diri.

Apa Itu Phishing?

Phishing merupakan metode penipuan online yang dirancang untuk mencuri informasi sensitif seperti username, password, atau data kartu kredit. Menurut pihak terkait, pelaku biasanya menggunakan email atau media sosial untuk menyamar sebagai entitas yang dapat dipercaya.

Tujuan utama dari phishing adalah untuk mendapatkan akses ke akun pribadi korban atau mencuri identitas. Dengan cara ini, para pelaku dapat melakukan penipuan lebih lanjut, seperti menguras tabungan dan melakukan transaksi yang merugikan korban.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa

Tanda-tanda Phishing di Media Sosial

Salah satu tanda umum dari phishing adalah pesan yang meminta informasi pribadi dengan urgensi. Sebagai contoh, pesan yang mengklaim bahwa akun pengguna akan di-nonaktifkan jika tidak segera melakukan verifikasi.

Pelaku sering berpura-pura sebagai teman atau kontak terpercaya, membuat korban lebih mudah terpengaruh. Maka dari itu, penting untuk memeriksa ulang alamat pengirim dan hal-hal mencurigakan dalam pesan yang diterima.

Cara Melindungi Diri dari Phishing

Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk melindungi diri dari serangan phishing. Pertama, jangan mengklik tautan yang mencurigakan atau tidak dikenali dalam pesan yang diterima.

Selanjutnya, aktifkan otentikasi dua faktor (2FA) pada akun media sosial Anda agar menambah lapisan keamanan ekstra. Langkah ini membuatnya lebih sulit bagi pelaku untuk mengakses akun meski mereka memiliki password.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Pimpinan Serikat Pekerja: Aksi Demonstrasi dan RUU Perampasan Aset Terjadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Waspadai Phishing: Ancaman Serius di Media Sosial

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!