BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 18 JANUARI 2026 • 21:47 WIB

Operasi Tim SAR dalam Penemuan Korban Kecelakaan Pesawat di Sulawesi Selatan

Operasi Tim SAR dalam Penemuan Korban Kecelakaan Pesawat di Sulawesi SelatanOperasi Tim SAR dalam Penemuan Korban Kecelakaan Pesawat di Sulawesi Selatan

Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Minggu, 18 Januari 2026.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar

Selain jenazah, tim juga menemukan sejumlah barang, termasuk dua paspor milik penumpang yang terjaring di antara serpihan pesawat.

Temuan Jenazah dan Barang Milik Korban

Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, Danrem 141/Toddopuli, menyatakan bahwa barang-barang yang ditemukan termasuk dua paspor milik penumpang. Penemuan ini terjadi saat tim SAR melakukan pencarian di lokasi kecelakaan.

Sementara itu, jenazah yang ditemukan belum dapat dievakuasi karena kondisi cuaca buruk dengan kabut tebal dan hujan deras. Tim SAR telah menyiapkan kantong jenazah untuk penanganan lebih lanjut.

Serpihan pesawat yang telah ditemukan saat ini sudah dibawa ke posko di Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. Namun, proses evakuasi jenazah terhambat oleh medan yang curam dan kondisi cuaca yang tidak mendukung.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Pimpinan Serikat Pekerja: Aksi Demonstrasi dan RUU Perampasan Aset Terjadi

Kondisi Cuaca dan Medan yang Menantang

Cuaca di lokasi kejadian menunjukkan hujan deras dengan kecepatan angin antara 20-25 knot. Ini menjadi tantangan besar bagi tim SAR dalam melaksanakan operasi evakuasi.

Medan di sekitar lokasi kecelakaan tergolong sulit dengan banyak vegetasi rapat dan tebing curam. Hal ini semakin memperlambat proses pencarian dan evakuasi.

Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan menyatakan, 'Kondisi di tempat kejadian vegetasi rapat dan berada di tebing.' Hal ini menjadi perhatian utama bagi tim SAR untuk menjaga keselamatan selama operasi.

Rencana Evakuasi Selanjutnya

Tim SAR berencana melakukan evakuasi menggunakan dua metode, yaitu jalur darat dan helikopter. Operasi ini diharapkan dapat segera dilaksanakan setelah cuaca membaik.

Saat ini, tim SAR juga telah mendirikan kemah di lokasi penemuan jenazah untuk mempermudah komunikasi dan koordinasi selama operasi berlangsung.

Pengawasan dan penanganan terhadap serpihan pesawat dan jenazah akan terus dilakukan hingga proses evakuasi selesai dan semua aspek keselamatan telah dipenuhi.

Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Operasi Tim SAR dalam Penemuan Korban Kecelakaan Pesawat di Sulawesi Selatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!