Kemdiknas Tindak Lanjuti Isu Kebocoran Data Pengguna Instagram dengan Klarifikasi dari Meta
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kini tengah menyelidiki dugaan kebocoran data pengguna Instagram serta isu seputar mekanisme reset kata sandi. Dalam upaya ini, Komdigi telah meminta klarifikasi langsung dari Meta untuk mendapatkan informasi yang lebih komprehensif.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, memastikan bahwa proses reset kata sandi tidak memberikan akses kepada pihak luar untuk melihat data pengguna. "Tidak ada password pengguna yang dapat diakses atau diperoleh oleh pihak mana pun selain oleh pemilik akun itu sendiri," tegasnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu (14/1), Meta mengonfirmasi bahwa tidak ada akses ke kata sandi pengguna yang bisa diperoleh oleh pihak luar. Alexander Sabar menyatakan, "Proses pendalaman masih berlangsung dan hasilnya akan menjadi dasar evaluasi lanjutan."
Sabar juga menekankan bahwa tidak terdapat indikasi penyalahgunaan fitur reset password untuk pengambilan data oleh pihak eksternal. Hal ini menunjukkan respons serius dari Meta terhadap keprihatinan mengenai keamanan data pengguna.
Situasi ini menggarisbawahi pentingnya untuk menjaga kepercayaan pengguna terhadap platform digital. Transparansi dalam penanganan isu semacam ini sangat diperlukan untuk meredakan kekhawatiran masyarakat.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar
Alexander menjelaskan bahwa pemanggilan Meta adalah bagian dari kewenangan Komdigi yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019. Kewenangan ini bertujuan untuk memastikan perlindungan data pribadi dan keamanan informasi digital.
"Pemanggilan terhadap Meta terkait isu ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam melindungi data pribadi masyarakat dan menjaga keamanan ruang digital nasional," tambahnya.
Langkah ini tidak hanya mencerminkan tanggung jawab pemerintah tetapi juga komitmen dalam meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat. Komdigi berupaya untuk menghadapi tantangan keamanan digital yang semakin kompleks dengan pengawasan yang lebih ketat.
Komdigi mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi tentang isu kebocoran data. Alexander mendorong semua pengguna untuk lebih berhati-hati dalam menjaga akun digital mereka.
"Komdigi akan terus melakukan pengawasan dan mengambil langkah yang diperlukan guna memastikan keamanan sistem elektronik serta pelindungan data pribadi masyarakat Indonesia," ujarnya.
Dengan adanya upaya ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap perlindungan data pribadi mereka bisa meningkat. Masyarakat diharap lebih paham mengenai pentingnya menjaga privasi di dunia digital.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: