Pencarian Puing Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung: Tim SAR Dikerahkan
Video yang memperlihatkan dugaan puing pesawat ATR 42-500 menjadi viral setelah ditemukan di sekitar puncak Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan dikerahkan untuk memeriksa lokasi yang dilaporkan.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengonfirmasi bahwa meskipun masyarakat melaporkan penemuan serpihan, pihaknya masih belum dapat memastikan asal usulnya. Pencarian saat ini berfokus pada kawasan Gunung Bulusaraung kabupaten Pangkep.
Andi Sultan menjelaskan bahwa Basarnas Makassar menerima laporan mengenai temuan serpihan di kawasan Gunung Bulusaraung. Namun, dia menekankan pentingnya verifikasi lebih lanjut terhadap laporan tersebut.
Pihak Basarnas saat ini melakukan penyelidikan mendalam untuk menentukan apakah serpihan itu benar-benar berasal dari pesawat yang hilang. 'Ada laporan dari masyarakat bahwa ditemukan serpihan, tetapi kami belum bisa memastikan apakah itu benar bagian dari Pesawat ATR 42-500,' tutur Andi.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis
Tim SAR yang terdiri dari berbagai pihak kini bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan langsung. Pencarian ini dilakukan di sekitar Gunung Bulusaraung yang menjadi titik fokus dalam kasus ini.
Andi Sultan menambahkan, 'Tim sementara menuju ke lokasi untuk memastikan,' meskipun posko utama pencarian tetap berada di Maros. Sekitar 400 personel dikerahkan, menandakan tingkat serius operasi pencarian ini.
Pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak di wilayah Leang-leang, Kabupaten Maros, pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 13.17 Wita. Pesawat ini mengangkut 11 orang, termasuk delapan kru dan tiga penumpang yang hingga kini belum ditemukan.
Pantauan di lokasi menemukan banyak personel SAR berkumpul di posko pencarian dan melakukan koordinasi, sementara masyarakat juga terlihat memadati area sekitar, menambah suasana pencarian yang semakin intens.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: