Mengenal Pemengaruh Tidur Terhadap Berat Badan Remaja
Tidur yang cukup memiliki pengaruh besar terhadap berat badan, terutama di kalangan remaja. Hal ini ditegaskan oleh Dr. Nur Aisiyah Widjaja, seorang dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR).
Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025
Kebiasaan tidur yang buruk dan pola begadang dapat meningkatkan risiko obesitas. Maka dari itu, penting untuk mengatur jam tidur agar tetap ideal.
Dr. Aisiyah menjelaskan bahwa seseorang sebaiknya tidur paling lambat pukul 21.00. Pada waktu tersebut, hormon melatonin mulai meningkat, yang berfungsi mengatur siklus tidur.
Ia menyatakan, "Jika tidur lewat dari jam itu, maka produksi melatonin terganggu dan digantikan oleh hormon leptin yang memicu rasa lapar dan keinginan makan, khususnya ngemil."
Kebiasaan tidur yang terlambat sangat berpotensi memicu konsumsi makanan yang tidak sehat, yang berkontribusi pada peningkatan berat badan, terutama di kalangan remaja.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
Menurut Dr. Aisiyah, makanan yang umumnya dikonsumsi saat begadang adalah makanan tinggi kalori seperti mie instan dan gorengan. Konsumsi makanan ini di malam hari sangat tidak dianjurkan.
Ia menegaskan, "Makan mie instan di malam hari sangat tidak direkomendasikan. Kandungan kalorinya tinggi, apalagi jika ditambah telur yang mengandung lemak dan protein."
Selain itu, tubuh pada malam hari cenderung minim aktivitas, sehingga kelebihan kalori lebih mudah disimpan sebagai lemak.
Kualitas tidur yang buruk dapat dipicu oleh tingkat stres yang tinggi. Ketika seseorang mengalami stres, hormon kortisol dilepaskan, yang dapat mengganggu pola tidur dan kesehatan.
Dr. Aisiyah menjelaskan bahwa peningkatan hormon kortisol menghambat pelepasan melatonin, membuat kualitas tidur semakin buruk.
Ia merekomendasikan, "Usahakan tidur pukul 21.00, makan terakhir maksimal pukul 19.00, dan hindari kebiasaan mengerjakan tugas semalaman."
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: