BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 16:35 WIB

Perkembangan Akses Transportasi Pasca Bencana di Sumatra: Capaian dan Tantangan

Perkembangan Akses Transportasi Pasca Bencana di Sumatra: Capaian dan TantanganPerkembangan Akses Transportasi Pasca Bencana di Sumatra: Capaian dan Tantangan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, mengungkapkan bahwa akses transportasi di beberapa wilayah yang terdampak bencana di Sumatra telah berangsur pulih. Namun, sejumlah ruas jalan masih beroperasi dengan terbatas dan memerlukan kewaspadaan bagi pengguna.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Dalam keterangannya pada Jumat, 19 Desember 2025, Pratikno menjelaskan bahwa sebagian besar ruas jalan nasional dan provinsi kembali terhubung. Beberapa jalur strategis di Provinsi Aceh dan Sumatra Utara sudah dapat dilalui, meskipun upaya pembersihan infrastruktur masih berlangsung.

Pemulihan Akses Transportasi di Aceh

Di Provinsi Aceh, jalur-jalur strategis mulai dapat dilalui kembali, termasuk Lhokseumawe–Langsa dan Kuala Simpang–batas Sumatra Utara. Pratikno menekankan pentingnya perbaikan di Jalan Kawasan Ekonomi Khusus Arun serta penghubung antara Kabupaten Bener Meriah dan Takengon.

Selain itu, akses jalan antara Aceh Tenggara dan Gayo Lues juga menunjukkan perbaikan. "Perbaikan terus dilakukan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas di ruas-ruas tersebut," terang Pratikno.

Pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan ini guna memastikan mobilitas masyarakat berjalan dengan baik meski masih terdapat beberapa tantangan yang harus diatasi.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Situasi di Sumatra Utara

Sumatra Utara juga menunjukkan progres dalam pemulihan konektivitas antarwilayah. Beberapa daerah seperti Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan sudah dapat diakses kembali.

Namun, Pratikno memberikan peringatan bahwa masih ada titik longsor dan jalan ambles yang perlu diperhatikan dengan seksama. Penggunaan jembatan darurat terus dimonitor untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.

Pemerintah tetap fokus pada pembersihan serta perbaikan infrastruktur dengan bantuan alat berat untuk mempercepat proses pemulihan.

Perkembangan di Sumatra Barat

Di Sumatra Barat, jalur Lembah Anai dalam tahap perbaikan mencapai sekitar 90 persen. Ini menunjukkan perkembangan positif dalam pemulihan akses transportasi di wilayah ini.

Jalan Provinsi Padang Pariaman ke Agam melalui Malalak juga sudah bisa dilalui, meskipun beberapa titik masih memerlukan perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat.

Pratikno menekankan, "Untuk itu, alat berat, alutsista, dan berbagai macam instrumen pemulihan infrastruktur transportasi terus dikerahkan dengan sekuat tenaga untuk percepatan ini," menunjukkan dukungan pemerintah yang kuat dalam menyelesaikan permasalahan ini.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Usai Kontroversi Video Parodi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perkembangan Akses Transportasi Pasca Bencana di Sumatra: Capaian dan Tantangan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!