Dominasi Tim Nasional Inggris di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Tim nasional Inggris mencatatkan prestasi luar biasa dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan meraih 100 persen kemenangan tanpa kebobolan satu gol pun.
Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat
Pencapaian ini menempatkan Inggris sebagai negara Eropa pertama yang sukses menjalani delapan laga kualifikasi tanpa kemasukan gol.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 di zona Eropa dimulai sejak 21 Maret 2025, melibatkan total 54 negara anggota UEFA. Inggris tergabung dalam Grup K bersama Albania, Serbia, Latvia, dan Andorra.
Sepanjang kualifikasi, Inggris telah menjalani delapan pertandingan dengan hasil sempurna, yakni meraih delapan kemenangan. Hal ini membuat mereka menjadi tim yang layak diperhitungkan dalam perhelatan Piala Dunia mendatang.
Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan
Dalam delapan pertandingan yang dimainkan, Inggris mencetak total 22 gol dengan rata-rata 2,75 gol per pertandingan. Menurut Sky Sports, 'Inggris menjadi negara Eropa pertama yang memenangi delapan laga kualifikasi tanpa kebobolan satu gol pun.'
Selain itu, tim asuhan pelatih Thomas Tuchel ini terus menunjukkan performa solid, tidak pernah kalah di arena kualifikasi Piala Dunia sejak 2009. Hal ini menciptakan rekor panjang bagi tim yang sedang dalam 39 pertandingan tanpa terkalahkan.
Berikut adalah hasil pertandingan Inggris dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026: 21 Maret 2025, Inggris vs Albania dengan skor 2-0; 24 Maret 2025, Inggris vs Latvia 3-0; 7 Juni 2025, Andorra vs Inggris 0-1; 6 September 2025, Inggris vs Andorra 2-0.
9 September 2025, Serbia vs Inggris 0-5; 14 Oktober 2025, Latvia vs Inggris 0-5; 13 November 2025, Inggris vs Serbia 2-0; 16 November 2025, Albania vs Inggris 0-2.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: