BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 26 OKTOBER 2025 • 17:32 WIB

Pengembangan Sistem AI di Bea Cukai: Meningkatkan Efisiensi dan Transparansi

Pengembangan Sistem AI di Bea Cukai: Meningkatkan Efisiensi dan TransparansiPengembangan Sistem AI di Bea Cukai: Meningkatkan Efisiensi dan Transparansi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana pengembangan sistem Artificial Intelligence (AI) untuk mengawasi pelanggaran dalam transaksi kepabeanan. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan mendatang.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Dengan penerapan AI, diharapkan Bea Cukai dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengawasan serta memaksimalkan penerimaan negara dari sektor kepabeanan.

Pengembangan Sistem AI

Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa sistem AI ini akan dirancang untuk memantau pelanggaran dan kecurangan dalam transaksi kepabeanan. "Dalam 3 bulan ke depan kita akan kembangkan sistem AI yang lebih siap di Bea Cukai. Kalau sampai AI bisa mulai menganalisa 3 bulan ke depan, sudah (selesai)," ujarnya.

Sistem ini nantinya akan berfungsi secara mandiri dan terintegrasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Integrasi ini diharapkan dapat memperkuat sistem penerimaan negara dari pajak dan kepabeanan.

Meskipun pengembangan dan integrasi ini memerlukan waktu, Purbaya meyakini hasil yang dicapai akan sangat berarti. "Tapi yang jelas dalam beberapa bulan ke depan harusnya penerimaan Bea Cukai akan lebih efisien daripada sekarang," tambahnya.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar

Tujuan dan Arahan Presiden

Pengembangan sistem AI ini bertujuan untuk mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menghilangkan praktik kecurangan dalam kepabeanan. Kecurangan tersebut sering merugikan pendapatan negara dan menciptakan ketidakadilan di pasar.

"Tidak ada kendala di Bea Cukai. Cuma saya ingin melihat seberapa canggih sih sistem punya Bea Cukai. Bisa nggak saya optimalkan untuk mengurangi yang dikritik Pak Presiden, under invoicing," jelas Purbaya.

Dengan adanya sistem AI yang efisien, potensi kecurangan diharapkan dapat ditekan secara signifikan, serta menciptakan sistem yang lebih transparan.

Harapan untuk Masa Depan

Purbaya menggarisbawahi pentingnya pengawasan dan evaluasi cermat dalam penerapan sistem baru ini. Hal ini untuk memastikan bahwa sistem berfungsi dengan baik demi melindungi kepentingan negara.

Diharapkan, dengan sistem yang lebih baik, sektor kepabeanan dan perpajakan semakin tertib dan transparan. Penggunaan teknologi modern seperti AI menjadi kunci untuk mencapai visi ini.

Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital yang lebih luas dalam pemerintahan, bertujuan untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih baik dan efektif.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pengembangan Sistem AI di Bea Cukai: Meningkatkan Efisiensi dan Transparansi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!