BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 13:44 WIB

Kehadiran Indonesia di KTT G20: Upaya Meningkatkan Kerjasama dengan Afrika Selatan

Kehadiran Indonesia di KTT G20: Upaya Meningkatkan Kerjasama dengan Afrika SelatanKehadiran Indonesia di KTT G20: Upaya Meningkatkan Kerjasama dengan Afrika Selatan

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 22-23 November 2025.

Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat

Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, dalam sebuah pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Pentingnya Kehadiran Indonesia di G20

Cyril Ramaphosa menekankan bahwa kehadiran Indonesia dalam G20 sangat penting untuk mengangkat martabat forum tersebut. Ia menjelaskan, "Kami harus mengatakan bahwa kehadiran Indonesia di G20 sangatlah penting karena mengangkat martabat G20, terutama ketika negara-negara seperti negara Anda dan Afrika Selatan, yang merupakan negara-negara kunci di belahan bumi selatan."

Selain itu, Ramaphosa menyebutkan bahwa baik Indonesia maupun Afrika Selatan memiliki peran strategis di kawasan. Kerjasama antara kedua negara dalam forum ini diharapkan membawa dampak positif di berbagai sektor, termasuk ekonomi dan sosial.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Ajakan untuk Memperkuat Kerjasama

Presiden Ramaphosa juga menyoroti pentingnya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan. "Jadi kami ingin melihat hubungan yang saling menguntungkan antara kedua negara, karena kita memiliki banyak kesamaan," ujarnya.

Dalam konteks tersebut, Ramaphosa mengajak menteri dan delegasi Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam KTT G20 di Johannesburg. Ini menunjukkan komitmen kedua negara untuk saling mendukung di tingkat internasional dan membangun kerjasama yang lebih erat.

Tantangan Bersama yang Perlu Diatasi

Ramaphosa juga mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi kedua negara, seperti kurangnya lapangan kerja, kemiskinan, dan ketidaksetaraan. "Banyak kesamaan yang harus kita miliki untuk menghilangkan tantangan yang dihadapi rakyat kita," katanya.

Kedua pemimpin sepakat bahwa kolaborasi di tengah tantangan ini dapat menghasilkan solusi yang lebih efektif. Hal ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat di masing-masing negara.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kehadiran Indonesia di KTT G20: Upaya Meningkatkan Kerjasama dengan Afrika Selatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!