Selasa, 28 APRIL 2026 • 11:52 WIB

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Mengakibatkan 14 Korban Jiwa

Author

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Mengakibatkan 14 Korban Jiwa

Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, menewaskan 14 orang dan melukai 84 lainnya.

Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos

Proses evakuasi dan penanganan medis bagi korban masih berlangsung, dengan semua pihak terkait berupaya maksimal.

Detail Insiden Kecelakaan

Kecelakaan ini berlangsung pada malam hari, tepatnya tanggal 27 April 2026, saat kereta Commuter Line bertabrakan dengan kereta jarak jauh. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa semua korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi lebih lanjut.

Dari total 84 korban yang mengalami luka-luka, mereka telah mendapatkan perawatan medis di berbagai rumah sakit, termasuk RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, dan RS Mitra Keluarga. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati, mengingat beberapa korban memerlukan penanganan khusus.

Dalam situasi ini, tim medis dan Basarnas bekerja sama untuk memberikan bantuan yang maksimal kepada para korban.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Tanggapan PT Kereta Api Indonesia

PT KAI menyatakan duka cita mendalam kepada semua korban serta keluarga yang ditinggalkan. Bobby menegaskan, "semua biaya perawatan bagi korban luka dan pemakaman korban meninggal sepenuhnya ditanggung oleh asuransi dan KAI."

KAI juga mengamankan barang-barang penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian, saat ini berada di layanan 'lost and found'. Proses pengelolaan barang dilakukan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mendukung identifikasi.

Sikap transparan ini diambil untuk menjamin dukungan maksimal kepada semua pihak yang terkena dampak.

Langkah-Langkah Penanganan dan Informasi

Untuk membantu keluarga yang mencari informasi terkait korban, KAI telah menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Keluarga dapat menghubungi Contact Center KAI 121 untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Meskipun jalur kereta api tetap dibuka, pelayanan di Stasiun Bekasi Timur dihentikan untuk naik dan turun penumpang. Wakil Menteri Perhubungan RI, Suntana, menjelaskan bahwa penanganan terus dilakukan dengan intensif dan pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala.

KAI berkomitmen untuk memberikan update kepada masyarakat agar tetap mendapatkan informasi terkini terkait situasi ini.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU