Jumat, 13 MARET 2026 • 14:15 WIB

Prediksi 4 Juta Warga Jakarta Tetap di Kota Saat Lebaran, Tempat Wisata Diperkirakan Ramai

Author

Prediksi 4 Juta Warga Jakarta Tetap di Kota Saat Lebaran, Tempat Wisata Diperkirakan Ramai

Dinas Perhubungan DKI Jakarta memproyeksikan sekitar 4.024.251 warga akan tetap tinggal di Jakarta dan tidak mudik pada Lebaran 2026. Sementara itu, diperkirakan 6,6 juta warga Jakarta akan melakukan perjalanan ke luar kota untuk mudik.

Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat

Perkiraan Jumlah Warga yang Mudik dan Tidak Mudik

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Yayat Sudrajat, mencatat bahwa 6.653.749 orang diperkirakan akan mudik dari kota. Sebaliknya, hampir 4 juta orang memilih untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota.

Yayat menyatakan bahwa mereka yang tinggal di Jakarta kemungkinan besar akan mengunjungi berbagai tempat wisata serta pusat perbelanjaan. Menurutnya, lokasi-lokasi seperti Taman Impian Jaya Ancol dan Taman Margasatwa Ragunan akan mengalami lonjakan kunjungan.

Selain dua tempat tersebut, optik lainnya termasuk Taman Mini Indonesia Indah, kawasan Wisata Kota Tua Jakarta, Kepulauan Seribu, Monumen Nasional, dan Kawasan PIK juga diprediksi akan ramai dikunjungi. Pengunjung yang tidak mudik diharapkan akan memanfaatkan waktu libur untuk menjelajahi ibu kota.

Pengaturan Lalu Lintas untuk Mengantisipasi Keramaian

Menanggapi perkiraan kepadatan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merencanakan berbagai rekayasa lalu lintas. Langkah-langkah seperti sistem 'contra flow' dan pembatasan kendaraan dengan metode ganjil-genap pada kawasan wisata akan diterapkan.

Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat

Yayat menambahkan, 'Selain kami mempersiapkan orang yang mudik, ada kurang lebih 4 juta yang tidak mudik, maka potensi terhadap lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan, kita prediksi akan memadati lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan.' Pemprov DKI Jakarta berusaha menciptakan kenyamanan bagi warga dengan mempersiapkan berbagai strategi.

Sebagai langkah antisipasi, pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan 2.082 personel serta sarana pendukung seperti mobil patroli dan traffic cone selama masa Angkutan Lebaran 2026. Penyiapan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran dan keamanan saat puncak kunjungan terjadi.

Prediksi Arus Mudik dan Balik

PT Jasa Marga telah memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026, yang jatuh tiga hari sebelum Lebaran. Menyusul arus balik, yang diperkirakan mulai ramai pada 23 Maret 2026.

Yayat menjelaskan, 'Prediksi proyeksi volume lalu lintas yang keluar Jakarta pada H-10 sampai dengan H-11, kurang lebih ada 3.671.078 kendaraan.' Terkait proyeksi lalu lintas masuk Jakarta, dari H-10 hingga H+10 diperkirakan akan mencapai 3.540.379 kendaraan.

Dengan angka tersebut, penting untuk melakukan antisipasi terhadap kepadatan lalu lintas di dalam kota, khususnya di area-area yang kemungkinan tinggi dikunjungi warga tetap di Jakarta. Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk mempertahankan keamanan dan kelancaran transportasi selama periode ini.

Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU