Elkan Baggott resmi dipanggil kembali ke Timnas Indonesia, menghidupkan kembali persaingan ketat di posisi bek tengah menjelang FIFA Series 2026.
Absennya Baggott semenjak Piala Asia 2023 membuat lini belakang tim kini semakin kompetitif dengan banyaknya pemain berpengalaman yang siap bersaing.
Kedatangan Elkan Baggott
Elkan Baggott, bek internasional berusia 23 tahun, kembali diperkuat Timnas Indonesia setelah absen cukup lama dari kompetisi internasional. Selama waktu tersebut, ia bermain di Ipswich Town dan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pertahanan tim.
Baggott kembali bersaing dengan pemain lain yang juga memiliki kualitas tinggi seperti Jay Idzes, Justin Hubner, dan Rizky Ridho. Dengan tinggi badan mencapai 196 cm, Baggott diharapkan dapat menambah kekuatan di jantung pertahanan.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Kompetisi di Posisi Bek Tengah
Persaingan di posisi bek tengah semakin ketat dengan kembalinya Baggott, terutama di bawah arahan pelatih Shin Tae Yong. Baggott sebelumnya sudah dikenal sebagai bek yang tangguh dan sulit dilewati lawan.
Baggott harus menghadapi tantangan dalam merebut posisi di samping Jay Idzes, yang selama ini menjadi andalan di lini belakang. Idzes tampaknya akan tetap menjadi pilihan utama dalam formasi pertahanan.
Strategi Pelatih dan Peluang Baggott
Pel教uh sedang mempertimbangkan untuk mengubah formasi dari tiga menjadi empat bek, yang akan memaksa Baggott untuk beradaptasi dengan cepat. Pengalaman Baggott bermain di liga Inggris bisa menjadi aset berharga dalam menyesuaikan diri dengan gaya permainan Timnas.
Dalam skenario di mana pelatih Herdman memilih formasi dengan tiga bek, peluang Baggott untuk tampil akan terbuka lebar. Namun, jika hanya ada dua bek tengah, maka Baggott harus berjuang keras untuk mendapatkan tempat dalam starting eleven.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: