Suasana duka menyelimuti pemakaman penyanyi Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi. Meskipun hujan deras, keluarga, sahabat, dan rekan selebritas tetap hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar
Sheila Dara Aisha, istri Vidi, tampil tegar meskipun menghadapi perpisahan yang berat. Proses pemakaman berjalan dengan khidmat, menciptakan momen emosional yang sulit dilupakan.
Prosesi Pemakaman yang Khidmat
Prosesi pemakaman Vidi Aldiano dilaksanakan dengan penuh kesedihan di tengah guyuran hujan yang deras. Sheila Dara mengenakan busana panjang berwarna biru tua dan masker hitam, melangkah tenang sambil didampingi keluarga terdekat.
Selama dua jam, acara pemakaman diwarnai dengan suasana haru dan dukungan dari para pelayat. Kesedihan tampak jelas di wajah pengunjung yang berkumpul untuk memberi penghormatan terakhir kepada sang penyanyi.
Setelah proses berlangsung, Sheila tidak memberikan komentar kepada media yang telah menunggu, langsung menuju kendaraan yang disiapkan oleh pihak keluarga. Penjagaan ketat terlihat dilakukan untuk menjaga privasi keluarga.
Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025
Kehadiran Rekan Selebritas
Sejumlah selebritas hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Vidi, termasuk Afgan, Bunga Citra Lestari, dan Deddy Corbuzier yang datang bersama kedua anaknya. Kehadiran mereka menambah suasana haru di pemakaman.
Deddy Corbuzier, mengenakan pakaian serba hitam, mengajak anak-anaknya menabur bunga di atas makam Vidi. Tindakan ini menjadi simbol rasa kehilangan yang mendalam bagi semua yang hadir.
Rekan-rekan selebritas lainnya seperti Nadin Amizah, Habib Ja’far, dan Anya Geraldine terlihat memberikan dukungan kepada keluarga. Hal ini menggambarkan betapa besar kontribusi Vidi selama hidupnya dalam industri musik dan persahabatan.
Kepergian yang Menghentakkan Hati
Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhir pada Sabtu, 7 Maret, pukul 16.33 WIB, setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker ginjal. Usia yang masih muda, yaitu 35 tahun, meninggalkan duka bagi banyak orang.
Teman-teman menyebutnya Duta Persahabatan, mencerminkan betapa pentingnya sosok Vidi dalam kehidupan sekitar. Kepergiannya menyisakan kesedihan yang dalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga para penggemar di seluruh Indonesia.
Kisah perjuangan Vidi melawan penyakitnya menjadi inspirasi banyak orang dan mengingatkan kita semua akan fragilitas kehidupan. Di tengah kesedihan ini, doa-doa mengalir untuk arwahnya agar tenang di sisi Tuhan.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: