Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, resmi membatalkan rencana pengadaan mobil dinas senilai Rp 8,5 miliar setelah menerima kritik dari masyarakat.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta
Langkah ini diumumkan melalui akun Instagram resminya pada Senin, 2 Maret 2023, sebagai respons terhadap tuntutan publik untuk efisiensi anggaran.
Respons terhadap Aspirasi Publik
Dalam pengumuman yang disampaikan, Rudy Mas’ud menekankan bahwa pembatalan pengadaan mobil dinas tidak akan mempengaruhi pelayanan publik di Kalimantan Timur.
Dia menyatakan, 'Kami ingin menyampaikan bahwa Pemprov Kaltim memutuskan untuk membatalkan mobil dinas gubernur yang sebelumnya direncanakan,' yang menunjukkan komitmen pemerintah terhadap aspirasi warga.
Saat ini, fokus utama adalah program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan penduduk, menekankan pentingnya mendengarkan suara masyarakat dalam pengambilan kebijakan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa
Permohonan Maaf untuk Masyarakat
Di samping itu, Rudy juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang muncul dari rencana pengadaan tersebut.
Dia mengungkapkan, 'Di bulan yang penuh maghfirah, teriring permohonan maaf kami kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kaltim.'
Permohonan ini dimaksudkan agar masyarakat merasa dihargai, serta kritik yang diterima dianggap sebagai energi positif untuk kemajuan daerah.
Sorotan dari Kemendagri dan KPK
Sebelum keputusan pembatalan, pengadaan mobil dinas ini menjadi sorotan nasional, terutama oleh Kementerian Dalam Negeri yang meminta agar pengadaan tersebut ditinjau ulang.
Kemendagri menekankan pentingnya efisiensi dalam belanja pemerintah daerah, sejalan dengan peringatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mendorong penggunaan anggaran sesuai prioritas.
Saat ini, Rudy Mas'ud belum memiliki mobil dinas baru dan masih menggunakan mobil pribadinya untuk melaksanakan tugas kedinasan, termasuk saat melakukan kunjungan kerja ke daerah terpencil.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Usai Kontroversi Video Parodi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: