Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 12:57 WIB

NASA Berkomitmen Terhadap Transparansi dalam Isu UFO dan UAP

Author

NASA Berkomitmen Terhadap Transparansi dalam Isu UFO dan UAP

NASA baru-baru ini memberikan tanggapan terhadap komentar Presiden AS, Donald Trump, mengenai UFO dan fenomena udara tak dikenal (UAP). Dalam pernyataannya, NASA menegaskan komitmennya terhadap prinsip sains yang terbuka dan transparan.

Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer

Polemik tentang UFO kembali hangat setelah mantan Presiden Barack Obama juga mengungkapkan pendapat tentang kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi. NASA menekankan pentingnya keterbukaan informasi meskipun ada batasan tertentu yang harus dihormati.

Pengantar Isu UFO dan UAP

Belakangan ini, isu UFO dan kemungkinan adanya kehidupan alien kembali mengemuka, terutama setelah pernyataan dari dua mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan Donald Trump. Diskusi ini telah merangsang perhatian publik terkait transparansi pemerintah mengenai fenomena udara tak dikenal.

Dalam sebuah podcast, Obama pernah menyatakan, 'Mereka nyata, tapi saya belum pernah melihatnya,' menyoroti ketidakpastian namun tetap membuka kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi. Di sisi lain, ia juga menegaskan bahwa tidak ada bukti kuat yang menunjukkan kehidupan luar angkasa telah mengunjungi Bumi selama masa kepresidenannya.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Reaksi Donald Trump

Donald Trump merespons pernyataan Obama's dalam sebuah wawancara yang dilakukan saat dalam penerbangan menuju Georgia. Ia mengkritik pernyataan Obama, menyebutnya sebagai kesalahan besar, dengan klaim bahwa informasi yang diungkap dapat dikategorikan sebagai rahasia negara.

Selain itu, Trump menyampaikan niatnya untuk menginstruksikan lembaga pemerintah agar mulai mengidentifikasi dan merilis dokumen yang berkaitan dengan UFO dan UAP yang selama ini dianggap terklasifikasi. Langkah ini diharapkan dapat memperjelas keberadaan fenomena tersebut untuk publik.

Komitmen NASA dan Batasan Informasi

Menanggapi situasi ini, Sekretaris Pers NASA, Bethany Stevens, menegaskan bahwa lembaga ini berkomitmen pada prinsip sains terbuka. Ia menekankan pentingnya transparansi dalam publikasi data untuk mendukung inovasi dan penelitian.

Namun, NASA turut menjelaskan bahwa tidak semua informasi dapat dirilis ke publik. Beberapa data masih tergolong sensitif dan diatur oleh berbagai hukum, termasuk Undang-Undang Privasi, yang harus tetap dihormati dalam upaya transparansi.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Usai Kontroversi Video Parodi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU