Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 11:38 WIB

Kecelakaan Lalu Lintas di Gunung Sahari: Pengemudi Diduga Menggunakan Pelat Kendaraan Palsu

Author

Kecelakaan Lalu Lintas di Gunung Sahari: Pengemudi Diduga Menggunakan Pelat Kendaraan Palsu

Polisi menggeledah kendaraan seorang pengemudi bernama Hafiz Mahendra yang terlibat dalam aksi ugal-ugalan di jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pengemudi ini negatif dari penggunaan narkoba.

Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025

Namun, investigasi menemukan empat pasang pelat nomor kendaraan yang berbeda dalam mobil tersebut. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap penggunaan pelat palsu serta pengemudi yang melawan arah.

Aksi Berbahaya yang Viral

Aksi ugal-ugalan Hafiz Mahendra terekam dalam sebuah video yang dengan cepat menyebar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas mobilnya melaju melawan arus di jalur yang padat.

Ketika seorang polisi berusaha menghentikannya, pengemudi tersebut justru terus melanjutkan perjalanan dan menabrak kendaraan lain, termasuk sepeda motor. Kejadian ini membuat warga di sekitarnya marah dan berupaya mengejar mobil tersebut.

Video yang diunggah melalui akun Instagram @jakarta.terkini memperlihatkan tindakan warga yang memukul mobil menggunakan helm sebagai bentuk protes atas perilaku berbahaya tersebut.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Investigasi Pelat Palsu

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, mengungkapkan bahwa tindakan ugal-ugalan ini berkaitan dengan penggunaan pelat nomor yang tidak sah. Pelat yang dipergunakan oleh Hafiz dinyatakan palsu, yang membuat pihak kepolisian berusaha untuk menghentikannya.

Tindakan penegakan hukum dilakukan oleh dua anggota Polantas yaitu Aiptu Basri dan Aipda Jimber. Saat diberhentikan, Hafiz panik dan melarikan diri melawan arus di Jalan Gunung Sahari.

Proses penyelidikan ini akan berlanjut untuk melihat sejauh mana pelat palsu tersebut beroperasi dan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam penggunaan pelat yang tidak sah ini.

Hasil Tes Urine dan Langkah Polisi Selanjutnya

Setelah insiden tersebut, pihak kepolisian melakukan tes urine kepada Hafiz Mahendra. Kombes Komarudin, Dirlantas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi bahwa hasil tes menunjukkan negatif dari narkoba.

Walaupun tes negatif, kasus ini tidak akan ditutup begitu saja oleh kepolisian. Penyelidikan akan tetap difokuskan pada penggunaan pelat palsu dan tindakan berbahaya di jalan raya.

Kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan melaporkan setiap tindakan berkendara yang dapat membahayakan keselamatan orang lain di jalan.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Pimpinan Serikat Pekerja: Aksi Demonstrasi dan RUU Perampasan Aset Terjadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU