Ahmad Sahroni resmi dilantik kembali sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, menggantikan Rusdi Masse yang memutuskan untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia. Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Pelantikan ini mengukuhkan kembali posisi Sahroni yang sebelumnya sempat dicopot akibat pernyataan kontroversial. Kini, ia bertekad untuk menggunakan pengalaman tersebut demi menjalankan tugas dengan lebih baik.
Proses Pelantikan
Rapat pleno pelantikan Pimpinan Komisi III DPR RI berlangsung pada Kamis, 19 Februari, di mana Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa Ahmad Sahroni resmi menggantikan Rusdi Masse setelah persetujuan anggota Komisi III.
Seluruh anggota komisi memberikan suara setuju, yang ditandai dengan ketukan palu oleh ketua sidang. Ahmad Sahroni, setelah ditetapkan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua anggota.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Latar Belakang dan Pergantian Posisi
Sebelumnya, Sahroni menjabat di posisi tersebut hingga Agustus 2025, namun harus mengalami pencopotan akibat kontroversi terkait pernyataannya. Percakapan di masyarakat serta aksi demonstrasi meminta pertanggungjawaban atas pernyataannya mengakibatkan kritik tajam terhadapnya.
Setelah digantikan oleh Rusdi Masse, kesempatan muncul kembali ketika Rusdi memutuskan untuk berpindah partai. Peluang ini dinilai sebagai kesempatan kedua bagi Sahroni untuk turut serta dalam pengambilan keputusan di Komisi III.
Tantangan dan Harapan
Dalam sambutannya, Ahmad Sahroni tidak lupa menyinggung tentang pengalaman pahit di masa lalu. "Di sini ada MKD yang telah menyidangkan saya, semoga saya menjadi lebih baik ke depannya," ujarnya, mengingat momen sulit yang dilewatinya.
Pelantikan ini menjadi tantangan baru bagi Sahroni. Ia berkomitmen untuk lebih bijaksana dan hati-hati dalam setiap perkataannya, mengingat tanggung jawab besar yang diemban di Komisi III yang mengurusi isu hukum, pertahanan, dan keamanan.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: