Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 17:24 WIB

Prabowo Targetkan Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Kesalahan

Author

Prabowo Targetkan Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Kesalahan

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan harapan mencapai nol kesalahan dalam pelaksanaannya.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Hal ini disampaikannya dalam pidato pada acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta.

Komitmen terhadap Zero Error

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan, "Kita ingin zero error, itu harus kita capai," yang menunjukkan tekadnya untuk kesuksesan program.

Ia menjelaskan bahwa program MBG telah menjangkau 60.200.000 penerima manfaat selama lebih dari satu tahun, meskipun mencatatkan 28.000 penerima mengalami gangguan.

Dengan persentase 0,00006 persen dari total penerima manfaat, Prabowo menyatakan bahwa ini menggambarkan usaha pemerintah yang sukses.

Ia menyatakan, "Berarti kalau in reality, ini harus dikatakan suatu usaha yang berhasil," yang mencerminkan optimisme terhadap pencapaian yang telah diraih.

Pengelolaan dan Logistik yang Efektif

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia setara dengan jumlah penduduk Afrika Selatan, sehingga merupakan prestasi yang signifikan.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Ia menekankan, "Saya kira di dunia ini, ini adalah satu prestasi yang membanggakan dari segi manajemen, dari segi logistik, dari segi pengendalian," yang menunjukkan pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan program.

Prabowo percaya bahwa pencapaian ini harus diakui sebagai prestasi nasional, terutama dalam konteks pengelolaan program sosial.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan dalam pelaksanaan program ini sangat berpengaruh pada citra pemerintah di mata masyarakat.

Potensi Ekonomi Program MBG

Prabowo melihat bahwa program MBG berpotensi untuk mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga, khususnya di desa-desa yang terpinggirkan secara ekonomi.

Ia berargumen, "Dari sinilah dari lapisan paling bawah, Indonesia akan bangkit menjadi ekonomi yang dinamis," menandakan harapan untuk dampak positif jangka panjang dari program ini.

Prabowo menambahkan bahwa stabilitas dan pertumbuhan konsumsi di kalangan masyarakat terendah akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Ia menutup dengan keyakinan, "Kalau saya percaya bahwa ekonomi kita akan sangat baik tahun ini," yang mencerminkan harapan untuk masa depan ekonomi Indonesia.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU