Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 11:28 WIB

Bahar Smith Sampaikan Permohonan Maaf Terkait Kasus Penganiayaan

Author

Bahar Smith Sampaikan Permohonan Maaf Terkait Kasus Penganiayaan

Bahar bin Smith secara terbuka menyampaikan permohonan maafnya atas insiden penganiayaan terhadap anggota Banser, Rida, yang terjadi di Cipondoh, Tangerang beberapa waktu lalu.

Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos

Dalam video yang dirilis, Bahar menyebut peristiwa ini sebagai pelajaran berharga bagi semua pihak dan mengingatkan pentingnya ukhuwah Islamiyah.

Pernyataan Resmi Bahar Smith

Dalam video yang disampaikan kepada wartawan pada Rabu, 11 Februari 2026, Bahar menjelaskan perasaannya tentang kejadian tersebut. Ia menyatakan permohonan maaf tidak hanya kepada Rida, tetapi juga kepada keluarga besar GP Ansor.

Bahar mengatakan, "Saudara-saudaraku, sebagaimana kita ketahui dengan adanya kejadian beberapa waktu yang lalu, saya bersama dengan Haji Arif, Haji Edi dan Pak Dwi, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimpa kepada saudara kita Pak Rida."

Ia turut menekankan bahwa kejadian ini merupakan momen untuk mengingatkan semua pihak tentang pentingnya menjaga solidaritas antarumat beragama. Bahar berharap kasih sayang di antara sesama umat dapat terjaga dengan baik.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Detail Kasus Penganiayaan

Insiden yang melibatkan Bahar bin Smith terjadi pada bulan September 2025 di acara Maulid Nabi di Cipondoh. Dalam peristiwa ini, Bahar bersama tiga rekan lainnya ditetapkan sebagai tersangka.

Kepolisian Resort Metro Tangerang Kota mengonfirmasi bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Ini menunjukkan seriusnya aparat dalam menangani kasus-kasus kekerasan.

Sebagai bagian dari proses hukum, pihak kepolisian memastikan akan memberikan informasi lebih lanjut seiring dengan perkembangan penyelidikan.

Arah ke Depan untuk Persatuan

Dalam pernyataannya, Bahar Smith tidak hanya fokus pada maaf, tetapi juga memberikan harapan untuk menjaga nilai-nilai persatuan dan keislaman di Indonesia. Ia berujar, "Semoga ke depan kita semua semakin dilekatkan dalam ikatan persaudaraan dalam keislaman, keimanan, dan kebangsaan yang selalu menjunjung nilai-nilai ukhuwah Islamiyah."

Ia juga berharap agar bulan Ramadan yang akan datang membawa keberkahan bagi umat, menyampaikan doa agar semua amal ibadah diterima dan dosa-dosa diampuni.

Pernyataan ini memberikan pengingat penting tentang keharusan saling menghormati dan menjaga harmoni di tengah keberagaman yang ada di Indonesia.

Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU