Merry Riana resmi diperkenalkan sebagai kader baru Partai Demokrat oleh Ketua Umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono, pada 9 Februari 2026 di Jakarta Pusat.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Ia menjadi salah satu dari 48 kader baru yang diharapkan dapat menghadirkan semangat baru bagi partai tersebut.
Mandat Strategis untuk Merry Riana
Agus Harimurti Yudhoyono memberikan beberapa tugas strategis kepada Merry Riana sebagai pengarahannya di dunia politik.
Merry akan menjabat sebagai Juru Kampanye Nasional, di mana diharapkan kemampuannya dalam berorasi dapat menarik dukungan publik untuk Partai Demokrat.
Ia juga ditunjuk sebagai Juru Bicara Partai, diharapkan bisa menjadi 'wajah baru' dalam media.
Untuk tugas pertamanya, Merry akan memimpin Panitia Imlek Nasional yang berlangsung pada 18 Februari 2026.
Alasan Bergabung dengan Partai Demokrat
Merry Riana menjelaskan alasan bergabungnya dengan Partai Demokrat sebagai langkah besar yang akan mengubah hidupnya selamanya.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus
Ia mengagumi sikap 'kesatria' Agus Harimurti Yudhoyono yang dengan jujur mengakui kekalahan dalam Pilkada DKI 2017.
Kedua tokoh ini memiliki latar belakang pendidikan yang sama dari Nanyang Technological University di Singapura, memperkuat hubungan di antara mereka.
Merry percaya bahwa Partai Demokrat memberikan ruang aman untuknya bersuara, mengingat latar belakangnya sebagai 'triple minority'.
Respon Merry Riana atas Keputusan Ini
Merry menggambarkan keputusannya bergabung dengan Partai Demokrat sebagai 'hari pernikahan' yang menyimpan rasa gugup namun penuh harapan.
'Ini dunia yang baru buat saya. Izinkan saya memproses dan belajar setahap demi setahap,' ujarnya.
Ia juga menekankan rasa senangnya menemukan 'rumah baru' di mana ia dapat berkontribusi secara nyata.
Dengan semangat belajar dan berproses, Merry optimis dapat menjalankan peran barunya di partai.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: