Instagram sedang berinovasi dengan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk menghapus diri dari daftar 'Teman Dekat' milik orang lain. Fitur ini diharapkan memberikan kontrol lebih kepada pengguna atas interaksi mereka di platform tersebut.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
Pernyataan resmi dari Meta pada 30 Januari 2026 mengungkapkan bahwa fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum diuji secara publik, meninggalkan harapan bagi pengguna yang mendambakan privasi lebih dalam menggunakan aplikasi.
Pengembangan Fitur Teman Dekat
Fitur Teman Dekat saat ini memungkinkan pengguna berbagi Stories, Reels, dan unggahan hanya kepada sekelompok orang tertentu tanpa harus melibatkan seluruh pengikut. Sejak diluncurkan pada tahun 2018, Instagram belum memberikan opsi bagi pengguna untuk keluar dari daftar Teman Dekat orang lain.
Dengan fitur baru ini, pengguna akan menerima peringatan saat memilih untuk keluar, termasuk kehilangan akses pada konten yang dibagikan oleh orang tersebut. Langkah ini menunjukkan upaya Instagram untuk memberikan pengguna lebih banyak kendali atas pengalaman mereka di platform.
Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Respon Terhadap Fitur Baru
Beberapa pengguna mungkin merasa tersinggung ketika seseorang keluar dari daftar Teman Dekat mereka. Namun, fitur ini diperkirakan akan mendapatkan apresiasi dari mereka yang lebih suka tidak terlibat dalam daftar orang tertentu.
Kebijakan ini sejalan dengan yang diterapkan oleh Snapchat, yang lebih dulu menyediakan opsi serupa untuk pengguna dapat menghapus diri dari cerita pribadi orang lain. Dengan demikian, Instagram berharap bisa meningkatkan pengalaman pengguna dalam hal privasi.
Inovasi dan Pembaruan Lainnya
Selain pengembangan fitur Teman Dekat, Instagram juga menyimpan rencana untuk memperkenalkan berbagai fitur baru lainnya. Salah satu yang menarik adalah rencana pengujian langganan premium.
Pengguna langganan diharapkan dapat menikmati fitur eksklusif di Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Meskipun-detail spesifik mengenai langganan ini belum diungkapkan, informasi yang didapat dari Alessandro Paluzzi menunjukkan kemungkinan untuk membuat daftar audiens tanpa batas serta memantau pengikut yang tidak mengikuti kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: