Jumat, 30 JANUARI 2026 • 17:44 WIB

Respons Positif Terhadap Pengunduran Diri Direktur Utama BEI dalam Krisis IHSG

Author

Respons Positif Terhadap Pengunduran Diri Direktur Utama BEI dalam Krisis IHSG

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyambut positif keputusan Iman Rachman untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab setelah penurunan drastis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Kritik Penangkapan Direktur Lokataru Foundation: Tindakan Sewenang-wenang atau Perlindungan Kebebasan Berpendapat?

Purbaya menilai kesalahan Iman Rachman terletak pada ketidakmampuannya dalam menanggapi laporan penting dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang berkontribusi pada anjloknya IHSG.

Tanggung Jawab atas Kejatuhan IHSG

Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa respons Iman Rachman terhadap situasi di bursa sangat krusial. Dia menyatakan, 'Saya pikir sih positif sebagai bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang timbul di bursa kemarin.'

Purbaya menjelaskan bahwa ketidaknurtian terhadap laporan dari MSCI berakibat fatal. 'Karena dia kan tidak mem-follow-up masukan atau pertanyaan dari MSCI. Itu kesalahan yang fatal di situ sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin,' ungkapnya.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing

Pengunduran Diri Iman Rachman

Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya sejalan dengan krisis IHSG yang berlangsung. Ia menyatakan, 'Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia.'

Dalam pernyataannya, Iman berharap langkah ini dapat memulihkan kinerja pasar modal. 'Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini membuka membaik, akan terus membaik hari-hari berikutnya,' lirihnya.

Dampak Pengunduran Diri terhadap Pasar Modal

Pengunduran diri Iman Rachman diharapkan membawa perubahan positif bagi pasar modal Indonesia. Purbaya menekankan perlunya upaya untuk memperbaiki citra ekonomi di mata para investor.

Para pengamat pasar mencatat bahwa stabilitas IHSG di masa mendatang akan bergantung pada langkah-langkah yang diambil setelah pengunduran ini. Dengan menyatakan bahwa 'yang kalau nggak cepat dibetulin kan bisa mengganggu yang lain-lain', Purbaya menekankan urgensi situasi yang ada.

Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU