Selasa, 27 JANUARI 2026 • 11:00 WIB

Alex Honnold Ungkap Kompensasi Rendah untuk Dokumenter Taipei 101

Author

Alex Honnold Ungkap Kompensasi Rendah untuk Dokumenter Taipei 101

Pendaki legendaris Alex Honnold mengungkapkan kekecewaannya terhadap kompensasi yang diterimanya dari Netflix untuk film dokumenter 'Taipei 101 Climb'.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri

Dalam sesi diskusi di Sundance Film Festival 2026, Honnold menyatakan bahwa pendapatannya sangat jauh dari harapan yang semestinya bagi seorang atlet ekstrem.

Pendapatan yang Tidak Seimbang

Honnold menyoroti adanya ketidaksesuaian antara nilai konten yang dihasilkan dan imbalan yang diterima, mengatakan, 'Netflix membayar saya dalam jumlah yang sangat kecil dan memalukan untuk film itu.'

Meskipun film bertema petualangan meraih popularitas, ia percaya bahwa para atlet jarang mendapat keuntungan dari kesuksesan tersebut.

Sebagai perbandingan, Honnold menyebutkan pendapatannya yang hanya mencapai enam digit, jauh berbeda dengan kontrak atlet Major League Baseball yang bisa mencapai USD 170 juta.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Risiko dan Imbalan dalam Dokumenter

Ia menegaskan adanya ketimpangan yang mencolok, menyebutkan, 'Ada ketimpangan besar antara nilai yang diciptakan oleh subjek dokumenter dengan apa yang platform streaming bersedia bayar.'

Honnold berpendapat bahwa platform streaming memperoleh keuntungan dari risiko yang diambil oleh atlet, sementara imbalan yang diterima tidak sebanding.

Kritik ini mencerminkan ketidakadilan dalam distribusi pendapatan antara para subjek dokumenter dan aktor di film fiksi, di mana para aktor sering kali mendapatkan royalti lebih pantas.

Kesadaran Akan Kontribusi Kreator Konten

Honnold mengakui bahwa popularitas dari film dokumenter tersebut membantunya mendapatkan kontrak sponsor yang lebih besar.

Namun, ia menekankan pentingnya perusahaan media besar untuk lebih menghargai kontribusi para kreator konten dokumenter.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, 'Mereka mendapatkan keuntungan dari risiko yang kami ambil, sementara kami hampir tidak mendapatkan apa-apa dari royalti atau penayangan jangka panjang.'

Baca juga: Direktur Lokataru Foundation Ditangkap Terkait Dugaan Penghasutan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU