Capt. Andy Dahananto, pilot berpengalaman dari Indonesia Air Transport, telah dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan udara di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros. Jenazahnya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Ranca Sadang, Desa Sodong, Tigaraksa, pada hari Minggu, 25 Januari.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Keluarga almarhum telah mempersiapkan prosesi pemakaman dengan matang, termasuk penyediaan ambulans dan tempat ibadah untuk shalat jenazah. Upacara penghormatan akan dipimpin oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.
Persiapan Pemakaman yang Matang
Pemakaman Capt. Andy Dahananto dijadwalkan berlangsung siang hari setelah proses penghormatan selesai. Ketua RT setempat, Franciscus Nasir, menyatakan, 'Sepertinya hari Minggu itu jenazah sampai rumah duka siang, tetapi untuk kesiapan kita sudah siap, mulai penyambutan, pemakaman hingga tempat ibadah.'
Keluarga juga telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang kelancaran acara, termasuk ambulans dan liang lahat. Nasir menambahkan bahwa petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah berada di lokasi sejak malam sebelumnya untuk memastikan semua berlangsung dengan baik.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Proses Penghormatan yang Khidmat
Sebelum pemakaman, Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mengadakan upacara penghormatan untuk Capt. Andy. Jenazahnya direncanakan untuk diterbangkan dari Makassar dan tiba di Jakarta pada pukul 21.30 WIT, sebelum diteruskan ke TPU Ranca Sadang.
Dalam upacara ini, Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, akan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga. Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menghormati para korban kecelakaan.
Kehadiran Pejabat dan Dukungan Masyarakat
Keluarga berharap banyak pejabat dari Indonesia Air Transport dan Kementerian Kelautan akan hadir dalam acara pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir. Franciscus Nasir juga menyatakan, 'Namun, untuk kepastiannya saat ini masih menunggu informasi lanjutan dari keluarga.'
Kehadiran berbagai petugas dan karangan bunga yang datang ke rumah duka menjadi tanda dukungan masyarakat serta rekan-rekan kerja Capt. Andy. Momen ini diharapkan dapat mengingatkan semua orang akan jasa dan dedikasi almarhum kepada dunia penerbangan.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Usai Kontroversi Video Parodi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: