Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini mengonfirmasi adanya lebam di tangan kirinya setelah pulang dari Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Ia menjelaskan bahwa kejadian itu disebabkan oleh tangannya yang terbentur meja saat acara penandatanganan dokumen.
Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos
Dalam wawancara di atas pesawat Air Force One, Trump mengaitkan kondisi tersebut dengan kebiasaannya mengonsumsi aspirin dosis tinggi. Meskipun dokter mengatakan kesehatan Trump baik-baik saja, ia tetap melanjutkan kebiasaan minum aspirin dalam jumlah besar.
Penjelasan Trump Mengenai Lebam di Tangan
Dalam keterangan resmi, Trump menyatakan bahwa lebam di tangannya adalah akibat dari benturan fisik yang terjadi saat di Davos. "Saya minum aspirin dosis besar (the big aspirin)," ujarnya, menjelaskan alasan di balik lebam yang terlihat lebih jelas.
Trump juga mengatakan, "Orang-orang bilang minumlah aspirin jika Anda sayang dengan jantung Anda, tapi jangan minum aspirin jika Anda tidak mau mengalami sedikit lebam," menunjukkan pandangannya tentang efek samping aspirin.
Kebiasaan Aspirin Dosis Tinggi
Trump mengaku mengonsumsi 325 miligram aspirin per hari, jauh lebih tinggi dari dosis umum yang biasanya sekitar 81 miligram untuk mencegah serangan jantung. Dr. Sean Barbabella, dokter kepresidenan, menyatakan bahwa kondisi kesehatan Trump sangat baik.
Namun, Trump menegaskan, "Saya tidak mau ambil risiko," menunjukkan ketegarannya untuk melanjutkan kebiasaan sehari-harinya meskipun ada nasehat dari tim medis.
Reaksi Terhadap Isu Kesehatan Trump
Kemunculan lebam di tangan Trump bukan fenomena baru. Sebelumnya, ia sering terlihat menggunakan makeup tebal dan perban untuk menutupi luka di tangan kanan, menimbulkan spekulasi tentang kesehatannya di kalangan publik.
Pihak Gedung Putih juga menjelaskan bahwa tidak ada kondisi medis serius yang terkait dengan lebam tersebut, serta mengonfirmasi bahwa penyebabnya murni akibat benturan fisik di Davos.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: