Selasa, 20 JANUARI 2026 • 19:11 WIB

Fakta Terungkap: Rekaman Langkah Kaki Ko-Pilot Ternyata Data Lama

Author

Fakta Terungkap: Rekaman Langkah Kaki Ko-Pilot Ternyata Data Lama

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi'i mengungkap bahwa rekaman langkah kaki ko-pilot pesawat ATR 42-500, Farhan Gunawan, merupakan aktivitas yang terjadi jauh sebelum insiden jatuhnya pesawat di Maros, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Investigasi yang dibantu oleh Polda Sulawesi Selatan ini untuk memastikan kesalahpahaman terkait data yang beredar, dan keluarga Farhan diharapkan bisa memahami penjelasan terkait situasi yang terjadi.

Investigasi Terhadap Data Smartwatch

Marsekal Madya TNI M Syafi'i menjelaskan bahwa aktivitas langkah kaki Farhan, yang terekam di smartwatch, adalah data dari beberapa bulan lalu. Data itu mencerminkan kegiatan Farhan saat berada di Yogyakarta sebelum insiden pesawat yang terjadi di Maros.

Pihak Basarnas, bekerja sama dengan Polda Sulawesi Selatan, telah memverifikasi informasi ini. Tim telah menyampaikan hasil tersebut kepada keluarga almarhum agar mereka mengerti keadaan yang berlangsung.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Tanggapan Keluarga dan Usaha Pencarian

Keluarga Farhan, terutama kakak pacarnya Pitri Keandedes Hasibuan, memberikan tanggapan mengenai data langkah kaki tersebut. Pitri menyatakan bahwa meskipun sudah memasuki hari ketiga pencarian, data dari ponsel Farhan menunjukkan aktivitas langkah kaki meningkat.

"Intinya pergerakan langkah kakinya itu makin lama makin bertambah dan ini hari ketiganya di hutan," ujarnya, mendorong keluarga untuk meminta agar tim SAR ditambah dalam operasi mencari Farhan.

Dukungan dari Basarnas untuk Operasi Pencarian

Dalam mendukung proses pencarian, Basarnas telah mengerahkan berbagai pesawat, termasuk pesawat Boeing dan helikopter. M Syafi'i berharap situasi cuaca mendukung untuk kelancaran operasional pencarian.

Kepala Basarnas juga mengajak masyarakat untuk mendoakan agar semua proses berjalan dengan baik. Ini mencerminkan komitmen Basarnas dalam melaksanakan misi pencarian dan penyelamatan.

Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU