Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengeluarkan instruksi keras mengenai larangan korupsi bagi seluruh kader, terutama yang menjabat sebagai penyelenggara negara.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus
Dalam Surat Edaran No. 508/IN/DPP/I/2026, yang ditandatangani oleh Megawati Soekarnoputri dan Hasto Kristiyanto, partai menekankan pentingnya integritas bagi anggotanya.
Rincian Instruksi Larangan Korupsi
PDIP menekankan bahwa kader yang menduduki jabatan publik wajib untuk tidak terlibat dalam tindakan korupsi. Instruksi ini ditujukan untuk menjaga citra baik partai di mata masyarakat.
Hasto Kristiyanto menyatakan, "Surat edaran ini dibuat sebelum rakernas dan berisi larangan keras kader melakukan korupsi," menggarisbawahi kebutuhan akan integritas di kalangan anggotanya.
Di dalam edaran tersebut, anggota fraksi DPR serta pengurus di tingkat DPD dan DPC diingatkan untuk menjaga citra partai dengan menghindari segala praktik korupsi.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Usai Kontroversi Video Parodi
Empat Poin Penting Dalam Instruksi
Dalam instruksi yang dikeluarkan, terdapat empat poin utama yang harus dipatuhi oleh kader. Poin pertama adalah menjaga kehormatan dan kewibawaan partai.
Poin kedua menekankan larangan keras terhadap penyalahgunaan wewenang. Hasto menambahkan, "Ketiga nol toleransi, di mana partai tidak memberikan toleransi terhadap perbuatan yang mencederai kepercayaan rakyat."
Poin keempat adalah ancaman sanksi pemecatan bagi kader yang terbukti secara hukum terlibat dalam tindak pidana korupsi.
Rakernas sebagai Momentum Penegasan Kebijakan
PDIP hari ini menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara. Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-53 PDIP, menjadi momentum penting bagi partai.
Rakernas diharapkan memperkuat komitmen anti-korupsi dan sinergi antar kader dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang.
Selain itu, peringatan ini juga bertujuan untuk menjaga kepercayaan masyarakat dalam kepemimpinan partai.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: