Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan adanya peningkatan signifikan jumlah wisatawan domestik yang mengunjungi Yogyakarta dalam beberapa waktu terakhir.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Fenomena ini terutama diakibatkan oleh pergeseran minat wisatawan dari Bali ke Yogyakarta serta daerah Jawa lainnya.
Meningkatnya Popularitas Yogyakarta
Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan bahwa Yogyakarta menjadi salah satu tujuan utama para wisatawan domestik yang mencari tempat berlibur.
Ia menjelaskan, "Yogyakarta terlihat ada peningkatannya luar biasa." Kenaikan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata lokal.
Pergeseran minat ini sebagian besar disebabkan oleh informasi mengenai cuaca kurang kondusif di Bali, membuat masyarakat lebih memilih untuk berlibur ke pulau Jawa.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Tantangan Pariwisata di Bali
Menteri Pariwisata juga mengonfirmasi bahwa meskipun ada penurunan dalam jumlah wisatawan domestik menuju Bali, pariwisata di pulau itu tetap terjaga.
Widiyanti menyatakan, "Bali tidak sepi, tetap ramai, tapi hanya ada penurunan sedikit saja, sekitar 2 persen."
Selain itu, terjadi peningkatan jumlah wisatawan mancanegara ke Bali, dengan angka mencapai 6,8 juta orang, meskipun target tahun ini adalah 7 juta.
Respon Gubernur Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster, merespon isu penurunan kunjungan wisata dengan menekankan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan data resmi yang mereka miliki.
"Bohong, saya punya data. Setiap hari totalnya meningkat," tegas Koster.
Ia merinci bahwa hingga pertengahan Desember 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mencapai 6,7 juta orang, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: