Otoritas Korea Selatan menangkap sepuluh mantan pegawai Samsung Electronics yang diduga terlibat dalam kebocoran rahasia teknologi semikonduktor. Kebocoran ini melibatkan informasi mengenai proses manufaktur DRAM 10 nanometer yang diduga disalurkan kepada perusahaan Taiwan, CXMT, sejak tahun 2016.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Latar Belakang Kebocoran
Sepuluh tersangka yang ditangkap mencakup satu mantan eksekutif dan beberapa peneliti kunci yang berkontribusi dalam pengembangan teknologi semikonduktor Samsung. Kebocoran teknologi mencakup proses pembuatan chip DRAM 10 nm, teknologi yang memerlukan investasi besar hingga 1,6 triliun won Korea selama lima tahun.
Sebagai pelopor dalam produksi massal DRAM 10 nanometer, Samsung memiliki posisi dominan dalam industri ini. Dengan informasi yang bocor, CXMT dapat mengembangkan kemampuan produksinya, yang berdampak pada pangsa pasar global.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Metode Operasional Tersangka
Para tersangka beroperasi dengan cara terorganisasi, termasuk mendirikan perusahaan cangkang dan berpindah-pindah lokasi untuk menghindari deteksi. Salah satu tersangka, yang telah diidentifikasi dengan inisial B, dituduh menyalin sekitar 600 tahapan proses manufaktur DRAM ke dalam dokumen manual khusus.
Seorang mantan eksekutif berinisial A berperan sebagai penghubung utama yang menjalin kerja sama dengan CXMT. Meskipun berupaya menjaga kerahasiaan, strategi mereka berujung pada penangkapan oleh pihak berwenang.
Dampak Kebocoran Teknologi
Kebocoran ini berpotensi mengubah dinamika pasar, dengan CXMT merencanakan peluncuran HBM2 pada tahun 2024 yang dapat merebut hingga 15 persen pangsa pasar. Hal ini dapat mempengaruhi posisi Samsung secara signifikan dalam industri semikonduktor.
Menurut laporan dari Tom's Hardware, dampak ekonomi dari kebocoran ini telah menurunkan penjualan Samsung Electronics sekitar 5 triliun won dalam setahun terakhir, menandakan risiko yang lebih besar bagi perekonomian Korea Selatan.
Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: