Rabu, 24 DESEMBER 2025 • 13:06 WIB

Paus Leo XIV Mendesak Gencatan Senjata Global menjelang Natal 2025

Author

Paus Leo XIV Mendesak Gencatan Senjata Global menjelang Natal 2025

Paus Leo XIV mengeluarkan seruan mendalam untuk gencatan senjata global pada Hari Natal 2025, menegaskan pentingnya perdamaian di seluruh dunia.

Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025

Permohonan ini datang di tengah kekhawatiran bahwa Rusia menolak untuk menghormati seruan tersebut.

Seruan untuk Perdamaian di Hari Natal

Dalam sebuah konferensi di Castel Gandolfo, Paus Leo XIV meminta semua pihak untuk menghormati hari perdamaian. "Saya memperbarui permintaan saya kepada semua orang yang berkehendak baik untuk menghormati hari perdamaian, setidaknya pada hari raya kelahiran Juru Selamat kita," katanya.

Paus berharap seluruh dunia akan mendengarkan seruannya dan menciptakan 24 jam perdamaian. Ia menyesalkan kenyataan bahwa Rusia tampaknya mengabaikan permintaan gencatan senjata ini.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Ketegangan antara Rusia dan Ukraina

Konflik antara Rusia dan Ukraina telah berlangsung sejak invasi Rusia pada Februari 2022. Sejak saat itu, Rusia terus menolak seruan untuk menghentikan peperangan, beralasan bahwa gencatan senjata hanya akan menguntungkan Ukraina.

Baru-baru ini, Ukraina terpaksa menarik pasukan dari sebuah kota di timur negara tersebut setelah menghadapi pertempuran sengit dengan pasukan Rusia.

Dampak Kemanusiaan dan Pertemuan Diplomatik

Serangan yang terus-menerus dari Rusia telah menyebabkan jatuhnya korban sipil. Dalam satu insiden, tiga warga sipil dilaporkan tewas, dan ribuan orang terputus aliran listriknya akibat serangan tersebut di tengah musim dingin.

Selain itu, pertemuan antara negosiator Rusia dan Ukraina di Miami pekan lalu tidak menunjukkan tanda-tanda terobosan positif, meningkatkan kekhawatiran akan berlanjutnya konflik.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Usai Kontroversi Video Parodi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU