Penyebaran Video CCTV Inara Rusli Melibatkan Orang Terdekat, Insanul Fahmi Terus Berupaya Mengungkap Pelaku
Insanul Fahmi mengungkap bahwa penyebaran video CCTV berdurasi dua jam di rumah Inara Rusli melibatkan orang yang dekat dengan pihaknya. Kuasa hukumnya, Gustomi, mengonfirmasi bahwa bukti tambahan telah diserahkan kepada Bareskrim Mabes Polri untuk mempercepat investigasi.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Pihak Insanul juga menerima informasi bahwa video tersebut diperjualbelikan. Mereka berharap polisi segera menangkap karyawan rumah Inara yang diduga menjadi pelaku.
contentBody
Proses Penyerahan Bukti ke Bareskrim
Insanul telah menyerahkan bukti tambahan kepada pihak kepolisian, termasuk chat, voice note, dan video. Bukti tersebut juga mencakup nama saksi kunci terkait pelanggaran akses ilegal.
Menurut kuasa hukumnya, Gustomi, terdapat tiga bukti tambahan dalam laporan, sementara Insanul sendiri telah menjalani pemeriksaan dengan lebih dari 40 pertanyaan dari penyidik. Dia berharap langkah ini bisa mempercepat proses penyelidikan yang tengah berlangsung.
Pihak Insanul meminta aparat hukum untuk mengambil tindakan tegas agar pelaku dapat ditangkap secepatnya.
Pengacara juga menyebutkan akan terus mendampingi proses hukum ini.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Identitas Terduga Pelaku
Insanul mengungkapkan bahwa terduga pelaku berinisial E adalah seorang karyawan di rumah Inara. Dalam keterangannya, Insanul merasa dikhianati oleh orang yang seharusnya menjaga privasi keluarganya.
Dia mengaku sangat terkejut dengan penyebaran video tersebut dan menjelaskan bahwa meskipun mengenal E, mereka tidak dekat. Insanul menilai bahwa E, yang sebelumnya dipercaya, telah merencanakan tindakan ini dalam waktu yang cukup lama.
Dia menekankan pentingnya bagi pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini sebagai langkah menjaga privasi dan reputasi semua pihak yang terlibat.
Dampak negatif dari peristiwa ini dirasakannya cukup besar untuk banyak orang di sekeliling mereka.
Reaksi Beberapa Pihak Terhadap Penyebaran Video
Penyebaran video yang dinilai tidak etis ini mendatangkan reaksi keras dari Insanul Fahmi. Ia mengatakan bahwa tindakan ini merupakan pelanggaran serius yang berpengaruh pada reputasi dan privasi korban.
Insanul menegaskan bahwa insiden ini tidak hanya mengancam dirinya dan Inara, tetapi dapat merugikan banyak orang lain baik secara langsung maupun tidak langsung.
Ia berharap kepolisian tidak hanya menangkap pelaku, tetapi juga dapat mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.
Insanul meminta agar langkah-langkah preventif diambil untuk melindungi privasi orang lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: