Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 13:22 WIB

Korea Selatan Luncurkan Kapal Selam Bertenaga Nuklir: Kerjasama Strategis dengan AS

Author

Korea Selatan Luncurkan Kapal Selam Bertenaga Nuklir: Kerjasama Strategis dengan AS

Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, baru-baru ini mengumumkan keberhasilan negaranya dalam pembangunan kapal selam bertenaga nuklir. Hal ini merupakan hasil dari kerjasama yang terjalin dengan Amerika Serikat melalui perundingan yang intens.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Pengumuman ini seiring dengan ditandatanganinya perjanjian kerjasama pembuatan kapal selam yang berlangsung pada November 2025, yang memperkuat hubungan strategis kedua negara di tengah ketegangan regional.

Kerjasama Strategis dengan Amerika Serikat

Penandatanganan perjanjian pembangunan kapal selam bertenaga nuklir ini menunjukkan meningkatnya hubungan diplomatik dan militer antara Korea Selatan dan Amerika Serikat. Ditengah ketegangan yang terus berkembang di kawasan, kerjasama ini menjadi simbol komitmen kedua negara dalam menjaga stabilitas.

Dalam lembar fakta yang dirilis oleh Gedung Putih, dinyatakan bahwa Amerika Serikat memberikan dukungan teknologi dalam pembuatan kapal selam, termasuk penyediaan bahan bakar nuklir. Lee Jae Myung menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hanya sekedar kesepakatan, tetapi merupakan langkah penting menuju peningkatan kemampuan pertahanan Korea Selatan.

Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Rincian Kapal Selam dan Teknologi yang Diterapkan

Kapal selam bertenaga nuklir ini akan dibangun di fasilitas galangan kapal di Philadelphia yang dimiliki oleh Hanwha, konglomerat asal Korea Selatan. Lee menjelaskan bahwa kapal selam baru ini akan menggantikan armada kapal selam bertenaga diesel yang sudah beroperasi selama bertahun-tahun.

Donald Trump menyebutkan bahwa kapal selam baru ini dirancang untuk beroperasi lebih efisien dan mampu menjangkau daerah yang lebih luas. Dengan inovasi teknologi ini, diharapkan Korea Selatan dapat melakukan pengintaian lebih dalam dan efektif, terutama terhadap aktivitas yang mencurigakan di sekitarnya, khususnya oleh Korea Utara dan China.

Posisi Korea Selatan dalam Kawasan

Saat ini, hanya ada enam negara di dunia yang memiliki kapal selam strategis bertenaga nuklir, termasuk Amerika Serikat, China, dan Rusia. Dengan tambahan kapasitas ini, Korea Selatan berharap dapat meningkatkan pengaruhnya di kawasan dan memperbaiki posisi defensif di tengah ancaman yang ada.

Lebih dari itu, Korea Selatan saat ini memiliki sekitar 20 kapal selam diesel yang membutuhkan kehadiran di permukaan lebih sering. Kapal selam bertenaga nuklir diharapkan dapat mengurangi risiko pengintaian oleh musuh, sekaligus memperkuat kemampuan deteksi dan respons terhadap potensi ancaman di wilayah perairan sekitarnya.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU