Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memberikan penjelasan mengenai insiden penjarahan yang viral di Sibolga, Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan penjarahan merusak, tetapi pengambilan bahan makanan terkait keadaan darurat.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Suharyanto menyatakan bahwa kekhawatiran akan ketersediaan makanan di tengah bencana mendorong tindakan tersebut, dan BNPB telah melakukan klarifikasi melalui media sosial resmi mereka.
Klarifikasi Insiden di Sibolga
Dalam pernyataannya, Suharyanto mengonfirmasi bahwa tindakan yang viral di media sosial bukanlah tindakan kriminal. 'Kemarin sore sempat viral di Kota Sibolga, adanya upaya mengambil logistik,' ujarnya.
Ia menambahkan bahwa apa yang terjadi sebenarnya adalah pengambilan bahan makanan oleh warga. 'Jadi tidak bersifat menjarah atau merusak, memecahkan kaca, dan lain sebagainya tidak, dia menjarah bahan makanan,' imbuhnya.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Reaksi dan Penanganan BNPB
Suharyanto menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan klarifikasi lebih lanjut di media sosial resmi BNPB untuk menghindari kesalahpahaman. 'Kami juga sudah memberikan penjelasan secara langsung. Mungkin bapak ibu kalau buka TikTok ada itu saya yang berbicara masalah penjarahan di supermarket,' jelasnya.
Ia juga mencatat beberapa komentar negatif mengenai penanganan bencana tersebut. 'Sebagian kalau di situ yang suka 10 ribu yang 5.000 menghujat, jadi menghujat kami dan penanganan,' tutupnya.
Optimisme BNPB dan Dukungan dari Masyarakat
Meski mendapatkan berbagai kritik, Suharyanto tetap optimis karena juga menerima banyak dukungan dari masyarakat. 'Tapi kami masih optimis karena yang mendukung masih banyak daripada memberikan koreksi yang negatif,' katanya.
BNPB berkomitmen untuk terus memaksimalkan penanganan bencana, termasuk banjir yang melanda daerah tersebut.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: