Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 13:20 WIB

Klarifikasi Isu Pakan Harimau di Taman Margasatwa Ragunan

Author

Klarifikasi Isu Pakan Harimau di Taman Margasatwa Ragunan

Isu pakan harimau di Taman Margasatwa Ragunan yang viral di media sosial telah memicu klarifikasi dari pihak terkait. Pemilik akun yang menyebarkan informasi tersebut meminta maaf setelah menyadari kurangnya bukti yang mendasari pernyataannya.

Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos

Klarifikasi ini disampaikan melalui video di Instagram resmi Taman Margasatwa Ragunan, mengakui bahwa pernyataan sebelumnya bersifat asumsi tanpa dasar fakta yang jelas.

Klarifikasi dari Penyebar Isu

Pemilik akun Threads @andini.melda menjelaskan bahwa pernyataan sebelumnya mengenai dugaan penjualan pakan harimau tidak berdasarkan fakta yang jelas. Dalam video klarifikasinya, dia menyatakan, "Saya ingin mengklarifikasi dan memohon maaf kepada Taman Margasatwa Ragunan, kepada pimpinan, serta jajarannya."

Sebelumnya, dia mengklaim bahwa anggota keluarganya sering membawa pulang pakan harimau dalam jumlah besar. Namun, setelah merefleksikan ucapannya, dia mengakui bahwa pernyataan tersebut adalah asumsi pribadi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Dia juga menekankan, "Saya tidak memiliki bukti yang menunjukkan bahwa petugas Taman Margasatwa Ragunan melakukan tindakan tersebut," mencerminkan niatnya untuk mengurangi kesalahpahaman di masyarakat.

Baca juga: Direktur Lokataru Foundation Ditangkap Terkait Dugaan Penghasutan

Respons dari Pihak Taman Margasatwa Ragunan

Menanggapi isu yang viral, pihak TM Ragunan menjelaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan peninjauan terhadap kondisi harimau di taman tersebut dan menemukan bahwa mereka dalam keadaan sehat.

"Kondisi harimau yang bernama Sri Deli itu sangat sehat dan jauh berbeda dari rekaman yang beredar," kata Pramono. Dia menjelaskan bahwa video yang menunjukkan harimau dalam keadaan kurus kemungkinan diambil pada masa pandemi COVID-19 ketika operasional TM Ragunan terdampak.

Pramono juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap pemberian pakan dilakukan secara ketat. "Untuk proses pemberian pakan ini diawasi secara ketat dan ada yang bertanggung jawab secara khusus," tambahnya.

Pentingnya Kesejahteraan Satwa di Kebun Binatang

Kesejahteraan satwa di Taman Margasatwa Ragunan merupakan prioritas utama, dan pengelolaan pakan secara profesional adalah bagian integral dari upaya tersebut. Pemberian pakan yang tepat dan dalam jumlah yang cukup adalah kunci menjaga kesehatan satwa.

Pramono menekankan, "Yang diviralkan bahwa seakan-akan pakannya dibawa pulang ke rumah, nggak benar. Sekali lagi, nggak benar." Pernyataan ini bertujuan untuk menegaskan bahwa proses pemberian pakan dilakukan sesuai standar yang berlaku.

Selain itu, TM Ragunan berupaya meningkatkan komunikasi dengan publik untuk memastikan informasi yang beredar diterima dengan baik dan menghindari kesalahpahaman di kalangan masyarakat.

Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU